Cara Mengenali Tenun Ikat asli NTT dengan Buatan Jepara, Langsung dari Pemilik Usaha

Cara Praktis Membedakan Tenun Ikat NTT Asli dengan Tiruan Buatan Jepara, Jangan Tertipu Guys

POSKUPANGWIKI.COM, KUPANG - Beberapa tahun belakangan, mulai bermunculan Tenun Ikat NTT yang disebut-sebut tenun ikat tiruan buatan Jepara.

Tiruan Tenun Ikat buatan Jepara ini juga dijualbelikan di sejumlah tempat di wilayah NTT.

Pemilik usaha Rumah Tenun Ikat NTT, Mery Mesah, ditemui PosKupangWiki.com beberapa waktu lalu, menjelaskan secara detail bagaimana membedakan yang asli dan tiruan.

Pesona Tenun Ikat NTT, Tak Tergerus Modernisasi, Motif dan Warna Bervariasi Bikin Gemas, foto koleksi Rumah Tenun Ikat NTT di Kupang, Provinsi NTT, milik Mery Mesah
Pesona Tenun Ikat NTT, Tak Tergerus Modernisasi, Motif dan Warna Bervariasi Bikin Gemas, foto koleksi Rumah Tenun Ikat NTT di Kupang, Provinsi NTT, milik Mery Mesah (dok fb Rumah Tenun Ikat NTT)

Mery Mesah mengaku tak terancam dengan munculnya tenun ikat NTT tiruan yang dibuat oleh pengrajin Jepara selama beberapa tahun terakhir ini.

Sebab, kata Mery Mesah, di era globalisasi seperti saat ini ketika semua akses informasi bisa dengan mudah diakses para pelanggan yang ingin tahu mana tenun ikat NTT yang asli dan mana yang bukan maka semuanya akan mudah.

Mery Mesah mengaku memiliki pengalaman pribadi terkait persaingan Tenun Ikat NTT dengan Tenun Ikat NTT tiruan buatan Jepara.

Penjual Tenun Ikat NTT tiruan buatan Jepara para umumnya akan jujur mengatakan bahwa kain yang mereka jual itu motif NTT yang mereka tiru.

Namun demikian proses menenunnya dilakukan di Jepara.

Dengan informasi demikian, kata Mery Mesah, secara tidak langsung mereka telah ikut mempromosikan NTT.

Karena dengan adanya informasi seperti itu maka pelanggan tentu ingin tahu lebih banyak soal tenun ikat NTT yang asli yang memiliki motif NTT yang beragam dan ditenun dengan alat tenun tradisional.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved