Budaya Atraksi Sagi (Tinju Adat), Caci (Tarian Perang) dan Perburuan Ikan Paus di NTT, Seperti Apa?

Budaya atraksi Sagi (tinju adat), Caci (tarian perang) dan Perburuan Ikan Paus di NTT, Seperti Apa?

Budaya Atraksi Sagi (Tinju Adat), Caci (Tarian Perang) dan Perburuan Ikan Paus di NTT, Seperti Apa?
ARSIP KEMENPAR
Tari Caci digelar di Lapangan Batu Cermin, Kabupaten Managgarai Barat, Nusa Tenggara Timur dalam rangkaian Festival Komodo 2017, Kamis (2/3/2017). 

POSKUPANGWIKI.COM, KUPANG - Budaya atraksi Sagi (tinju adat), Caci (tarian perang) dan Perburuan Ikan Paus di NTT, Seperti Apa?

Atraksi budaya Sagi (tinju adat), Caci (tarian perang) dan aksi perburuan ikan paus menjadi salah satu isu yang terungkap dalam diskusi penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digelar Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) NTT bersama Aliansi PKTA dan Harian Umum Pos Kupang, di Kantor Pos Kupang, akhir tahun 2019 lalu.

Isu ini diangkat oleh Benyamin Leu alias Benni dari Save The Children dan aliansi PKTA. Menurut Benni Budaya di NTT, Sagi, Caci dan Perburuan Ikan Paus yang Tak Ramah Anak

Atraksi budaya itu mesti dipertimbangkan agar tidak menempatkan anak sebagai objek, sebab budaya itu bisa menimbulkan tindak kekerasan terhadap anak.

Dicontohkan Benni, adanya atraksi Budaya Sagi (tinju adat) di Soa Bajawa, Kabupaten Ngada dan di Boawae Kabupaten Nagekeo, Budaya Caci di Manggarai dan budaya perburuan ikan paus di Kabupaten Lembata.

Forum Parlemen Beri Rekomendasi ke DPRD & Pemprov NTT Terkait Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak

Benyamin Leu (kiri) dari Save The Children dan Aliansi PKTA, dalam  diskusi penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digelar Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) NTT bersama Aliansi PKTA dan Harian Umum Pos Kupang, di Kantor Pos Kupang, akhir tahun 2019 lalu.
Benyamin Leu (kiri) dari Save The Children dan Aliansi PKTA, dalam diskusi penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digelar Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) NTT bersama Aliansi PKTA dan Harian Umum Pos Kupang, di Kantor Pos Kupang, akhir tahun 2019 lalu. (poskupangwiki.com/novemy leo)

"Tradisi budaya seperti ini bagus namun jika melibatkan anak sebagai kontestan itu yang mesti dipertimbangkan kita bersama," kritik Benni.

Seperti apakah atraksi Sagi, Caci dan perburuan ikan paus itu?

Ketiga atraksi budaya itu coba dilansir poskupangwiki.com dari kompas.com, wisata.nttprov.go.id dan wikipedia indonesia.

* Atraksi Caci

Berbagai cara dilakukan warga untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia di pelosok Nusantara. Salah satu yang dipertontonkan adalah atraksi budaya Caci, yang digelar Rabu (16/8/2017) dan Kamis (17/8/2017) di halaman Kantor Kecamatan Kota Komba di Waelengga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved