Cerita Masyarakat tentang Arwah Serdadu di Cagar Budaya Situs Tugu Jepang di Kupang NTT

Hantu Serdadu Jepang Bergentayangan di Cagar Budaya Situs Tugu Jepang di Kupang NTT

POSKUPANGWIKI.COM, KUPANG - Sejumlah masyarakat yang berada di sekitar cagar budaya Situs Tugu Jepang di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi NTT, mengaku sering mengalami beberapa kejadian mistis.

Tak sedikit orang yang melihat hantu alias arwah alias hantu tentara atau serdadu Jepang yang mondar mandir, mengisap rokok, dan baris berbaris di sekitar Situs Tugu Jepang.

Bahkan ada juga yang mendengar bunyi sepatu tentara boneng tentara seperti orang barus berbaris di sekitar Situs Tugu Jepang di Kupang itu.

Mereka menduga penampakan dan suara mistis itu adalah dilakukan oleh arwah atau hantu tentara Jepang yang pernah bertugas di Situs Tugu Jepang itu.

Inilah Tujuan Serdadu Jepang Sembah Patung Shinto yang Ada di Tugu Jepang, Kota Kupang NTT

Situs Tugu Jepang, salah satu cagar budaya yang ada di Jalan Antonov RT.17/RW.18 Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Situs Tugu Jepang, salah satu cagar budaya yang ada di Jalan Antonov RT.17/RW.18 Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (poskupangwiki.com/novemy leo)

Kejadian mistis ini diceritakan oleh Anselmus Mabikafola, eks juru pemelihara (jupen) Situs Tugu Jepang kepada poskupangwiki.com beberapa waktu lalu.

Anselmus Mabikafola mengaku, area tempat Tugu Jepang ini di suatu masa menjadi tempat mistis. Pada tahun 1973, orangtua Anselmus Mabikafola sudah menempati tempat ini, rumahnya berada dekat dengan bangunan situs Tugu Jepang.

Tugu Jepang, Cagar Budaya di Penfui, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)

"Cukup mendapat gangguan karena tempat ini adalah tempat pembakaran Tentara Jepang. Jadi mulai magrib mulai terdengar orang berbahasa Jepang, ada api rokok, ada bunyi sepatu tentara, sepatu boneng. Tapi kenyataanya tidak ada," kata Anselmus Mabikafola.

Menurut Anselmus Mabikafola itu adalah cerita yang diceritakan orang orangtuanya, sedangkan dirinya tidak mengalami secara langsung.

"Cerita dari orangtua saya karena orangtua saya sudah duluan menempati ini dan waktu itu daerah ini masih kosong sama sekali tak ada penduduk, baru orangtua saya sendiri," kata Anselmus Mabikafola.

Meski demikian, kata Anselmus Mabikafola, banyak juga masyarakat sekitar yang merasa tempat itu angker karena melihat ada hal-hal gaib di sana. Katanya mereka sering mendengar langkah kaki orang yang berjalan menggunakan sepatu boneng.

Patung Shinto di Situs Tugu Jepang di Kupang NTT, Dimanakah Keberadaannya Kini?

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved