Inilah Bukti Pengadilan Negeri Oelamasi Ramah Disabilitas, Lansia, Perempuan & Anak

Pengadilan Negeri Oelamasi Ramah Disabilitas, Lansia, Perempuan & Anak, Ini Buktinya

POSKUPANGWIKI.COM, OELAMASI - Pengadilan Negeri Oelamasi ternyata sangat ramah bagi penyandang disablitas, orang lanjut usia alias lansia, perempuan dan Anak.

Tidak semua pengadilan negeri yang ada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menunjukkan komitmenya terhadap pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas juga bagi perempuan dan anak.

Namun di Pengadilan Negeri Oelamasi yang ada di Kabupaten Kupang, Provinsi NTT menunjukkan hal itu.

Pantauan POSKUPANGWIKI.COM, Rabu dan Kamis (15-16/1/2020), hampir di setiap ruangan publik di Pangadilan Negeri Oelamasi telah menyediakan fasilitas saraa prasarana yang ramah terhadap penyandang disabilitas, orang lanjut usia (lansia) juga terhadap perempuan dan anak.

Ketua Pengadilan Negeri Oelamasi, Dicky AS Nitbani bersama pejabat dan pegawai di Pengadilan Negeri Oelamasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT
Ketua Pengadilan Negeri Oelamasi, Dicky AS Nitbani bersama pejabat dan pegawai di Pengadilan Negeri Oelamasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT (poskupangwiki.com/novemy leo)

Lihat saja di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Oelmasi, disiapkan bangku atau kursi khusus bagi penyandang disabilitas, lansia, perempuan hamil dan menyusui. Kursi itu berada di deretan paling depan.

Hal itu bisa dilihat pada bangku yang berada di deretan paling depan sebelah kiri, ditempelkan stiker bertuliskan, "tempat duduk prioritas, penyandang cacat."

"Kursi ini disiapkan untuk penyandang cacat, orang lanjut usia, perempuan hamil, yang  dalam perkara pidana atau perdata mereka hadir sebagai saksi, pihak, korban, kita priortaskan. Pertimbangannya, ini adalah pelayanan publik, sehingga kita mesti berikan pelayanan prima kepada pencari keadilan di Pengadilan Negeri Oelamasi," kata Dicky AS Nitbani, Rabu (15/1/2020).

Pengadilan Negeri Oelamasi juga ramah anak, hal ini terlihat dari ruang sidang anak, ruang tunggu anak yang berperkara dengan hukum, ruang peksos atau bapas serta ruang tahanan anak yang dibuat sedemikian rupa. Kondisi ini dilakukan agar anak yang sedang menjalani proses hukum tidak merasa terintimidasi.

"Ruang ini didesain supaya tidak menimbulkan kesan angker atau menakutkan baik bagi anak korban, anak saksi maupun anak pelaku sehingga mereka dalam memberikan kesaksian bisa diberikan secara nyaman," jelas Dicky AS Nitbani.

Dicky AS Nitbani juga mengatakan, kursi majelis hakim d ruang sidang anak dibuat tak ada stratanya. Meja dan kursi majelis hakim sejajar dengan anak, sama rata.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved