3 Perubahan Ini Mampu Tingkatkan Kemandirian dan Ekonomi Perempuan Penenun di NTT

3 Perubahan Ini Bisa Tingkatkan Kemandirian dan Ekonomi Perempuan Penenun di NTT

3 Perubahan Ini Mampu Tingkatkan Kemandirian dan Ekonomi Perempuan Penenun di NTT
poskupangwiki.com/novemy leo
Meal Konsorsium Timor Adil Setara NTT, Ferderika Tadu Hungu 

3 Perubahan Ini Bisa Tingkatkan Kemandirian dan Ekonomi Perempuan Penenun di NTT 

POSKUPANGWIKI.COM, KUPANG - Untuk bisa mandiri dan meningkatkan ekonominya, penenun perempuan di Nusa Tenggara Timur mesti mampu melakukan 3 perubahan mendasar. Apa sajakah itu?

Meal Konsorsium Timor Adil Setara NTT, Ferderika Tadu Hungu, mengatakan, para peneun perempuan di NTT memiliki potensi yang luar biasa.

Buktinya, karya-karya kain tenun ikat NTT yang dihasilkan mereka sangat beragam dan indah serta menarik.

Padahal, demikian Ferderika Tadu Hungu, rata-rata para penenun itu tidak bersekolah tinggi dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan segala macam tuntutan pekerjaan domestiknya.

Ansy D Rihi Dara: Banyak Perempuan NTT Belum Sadar Punya Potensi Besar untuk Mandiri

Karena itu, demikian Ferderika Tadu Hungu, jika para penenun itu diberikan pelatihan dan pendampingan lebih intens dan dimotivasi untuk melakukan sejumlah perubahan ke arah yang lebih baik, tentunya hasil produk tenun ikat NTT yang dihasilkan, akan jauh lebih bagus dan bernilai ekonomis.

Dan hal itu, demikian Ferderika Tadu Hungu, diharapkan bisa dilakukan dengan adanya kerjasama antara Torajamelo dengan Konsorsium Timor Adil dan Setara.

Perusahaan dan Yayasan Torajamelo

Bahan alam untuk pewarna alami benang yang akan digunakan untuk menenun oleh penenun perempuan dari Ainanfen, Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT. Gambar diambil  Rabu (22/1/2020) di Kupang
Bahan alam untuk pewarna alami benang yang akan digunakan untuk menenun oleh penenun perempuan dari Ainanfen, Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT. Gambar diambil Rabu (22/1/2020) di Kupang (poskupangwiki.com/novemy leo)

Ferderika Tadu Hungu mengaku sangat optimis dan berterimakasih atas kerjasama itu dan pihaknya sudah lama berkenalan dengan Dinny Jusuf.

"Kami tahu tentang produk dan bagaimana upaya dari Torajamelo, tidak hanya fokus ke pemasaran tapi juga berkaitan dengan bagaimana meningkatkan harga diri perempuan, pemberdayaan terhadap perempuan dan bagaimana hubungan antara perempuan dan budaya," jelas Ferderika Tadu Hungu.

Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf, Mengaku Jadi Gila Saat Kunjungi 3 Daerah di Provinsi NTT

Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf (duduk kedua dari kanan) bersama Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT serta para penenun perempuan Ainanfen, Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Rabu (22/1/2020) di Kupang
Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf (duduk kedua dari kanan) bersama Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT serta para penenun perempuan Ainanfen, Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Rabu (22/1/2020) di Kupang (poskupangwiki.com/novemy leo)

Bahkan tak hanya melakukan upaya meningkatkan produksi tenun perempuan tapi juga memiliki kerangka yang sangat jelas berkaitan dengan perubahan dalam hal body (fisik), mind (pikiran) dan soul (jiwa).

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved