Ansy D Rihi Dara: Banyak Perempuan NTT Belum Sadar Punya Potensi Besar untuk Mandiri'

Banyak Perempuan Nusa Tenggara Timur Belum Sadar Memiliki Potensi Besar untuk Mandiri

Banyak Perempuan Nusa Tenggara Timur (NTT) Belum Sadar Memiliki Potensi Besar untuk Mandiri

POSKUPANGWIKI.COM - Koordinator Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT, Ansy D Rihi Dara, SH menilai masih banyak perempuan Nusa Tenggara Timur (NTT) belum sadar punya potensi besar untuk mandiri dan mampu menciptakan kesejahteraan keluarga.

Ansy D Rihi Dara, SH mengatakan hal itu saat mendampingi Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf melihat dari dekat proses  pembuatan tenun ikat NTT oleh penenun perempuan dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Kupang.

Ansy D Rihi Dara menyampaikan terimakasih kepada Torajamelo yang mau melihat langsung potensi perempuan di NTT khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Kupang.

Ketua LBH APIK NTT ini mengatakan, salah satu penyebab tingginya angka kekerasan di NTT khususnya di Pulau Timor itu sebenarnya erat kaitannya dengan ketergantungan ekonomi perempuan terhadap laki-laki.

Perusahaan dan Yayasan Torajamelo

"Sebagian besar perempuan di NTT khususnya di wilayah pedesaan, masih mengalami ketergantungan ekonomi terhadap laki-laki. Perempuan belum nenyadari bahwa sebenarnya dia punya potensi besar yang mampu mendorongnya menjadi lebih mandiri. Bahkan dia bisa mendapatan penghasilan dari apa yang dimiliki selama ini yakni dengan menenun," kata Ansy D Rihi Dara.

Karena itu dengan kehadiran Torajamelo saat ini, diharapkan bisa meningkatkan kemandirian perempuan NTT khususnya perempuan penenun. Ansy menambahkan, jika selama ini tenun bersifat ekslusif maka kini tenun akan didorong bisa inklusif sehinga ada sumbangan peningkatan ekonomi untuk perrmpuan itu sendiri.

"Dengan menenun, perempuan NTT akan berdaya dan kuat dan perempuan bisa menolong dirinya sendiri dan keluarganya," kata Ansy D Rihi Dara.

Pendiri Torajamelo, Dinny Jusuf, Mengaku Jadi Gila Saat Kunjungi 3 Daerah di Provinsi NTT

Koordinator Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT, Ansy D Rihi Dara, SH, bersama perempuan penenun di Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Koordinator Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT, Ansy D Rihi Dara, SH, bersama perempuan penenun di Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Ansy D Rihi Dara yakin bahwa perempuan penenun di NTT memiliki kekayaan intelektual dan hal itu bisa terlihat dari hasil karya tenunannya. Dan hal inilah yang mesti menjadi perhatian semua pihak.

"Saya kira ibu dini sendiri telah membuktikan, dari pernyataannya bahwa betapa di  NTT khususnya di 3 daerah yang telah dikunjunginya itu kaya akan kekayaan intektual perempuan yang bisa dilihat lewat karya tenun yang luar biasa yang dimiliki oleh perempuan di NTT," kata Ansy D Rihi Dara.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved