31 Orang Digiti Komodo, Begini Trik Sederhana Melarikan Diri Saat dikejar Hewan Raksasa Ini

31 Orang Digiti Komodo, Begini Trik Sederhana Melarikan Diri Saat dikejar Hewan Raksasa Ini

POS-KUPANGWIKI.COM - Menurut berbagai kisah yang diceritakan warga lokal maupun petugas ranger di Loh Buaya dan Loh Liang, binatang Komodi tidak pernah mengalami kekenyangan.

Insting komodo sangat kuat, dan saat binatang ini tidur ia tetap bisa menyerang pemangsanya ketika ada pemangsa yang melewati di depannya maupun sekitarnya. Walaupun sebelumnya sudah memangsa binatang seperti rusa, babi hutan maupun kerbau liar yang ada di kawasan itu.

Komodo sangat peka dengan berbagai bunyi di sekitarnya. Bunyi apa saja yang didengarnya membuat komodo bergerak dan berjalan mengejar dimana bunyi itu berasal.

Dilansir POSKUPANGWIKI.COM dari Pos-Kupang.com dan Kompas.com, dalam kurung waktu 43 tahun, sejak pertama kali orang asing, Baron Rudolf digigit komodo dan meninggal dunia pada 1974.

Data terakhir, korban yang digigit komodo sudah 31 orang. Dan lima diantaranya termasuk Baron Rudolf meninggal dunia.

Korban terbanyak yang digigit komodo adalah warga lokal (12 orang) karena memang interaksinya paling tinggi.

Dengan peristiwa gigitan komodo itu, simak beberapa panduan yang sebaiknya dipatuhi dan diperhatikan oleh pekerja bangunan di kawasan Taman Nasional Komodo maupun wisatawan yang berkunjung.

1. Wajib Dipandu Ranger

Bagi wisatawan yang mengunjungi Loh Buaya dan Loh Liang harus dipandu oleh ranger atau pemandu yang sudah standby di dua pulau itu. Wisatawan dilarang berjalan sendirian karena di jalur-jalur trekking, komodo senang berjemur atau berjalan mencari daerah lembab.

Ranger atau jagawana di TN Komodo memberikan penjelasan kepada wisatawan yang tiba di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (10/5/2014)

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved