Lakukan Hal Ini Saat Melewati Jembatan Noelmina di Kabupaten TTS, NTT, Indonesia

Lakukan Hal Ini Saat Melewati Jembatan Noelmina di Kabupaten TTS, NTT, Indonesia

Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha

Datanglah ke Jembatan Noelmina ini pada waktu kapan saja, entah pagi, siang dan sore hari. Karena setiap moment punya keistimewaan suasananya sendiri.

Di pagi hari, kamu bisa melihat matahari terbit dan siang hari kamu bisa melihat cerahnya langit dengan awan dengan motif indah di langit.  

Sedangkan jika kamu bertandang sore hari, kamu akan disuguhi pemandangan matahari terbenan atau sunset.

Langit jingga orange kemerahan menghiasi langit sore itu, air sungai Noelmina (jika musim hujan) terlihat berkilau.  

Disaksikan POSKUPANGWIKI.COM, sejumlah anak-anak usia 8-11 tahun selalu ada di sekitar Jembatan Noelmina itu. Mereka menjual keripik pisang, keripik ubi dan berbagai makanan dan minuman lainnya.

Wisatawan berpose di bawah Jembatan Noelmina di Jalan Batu Putih, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia
Wisatawan berpose di bawah Jembatan Noelmina di Jalan Batu Putih, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia (poskupangwiki.com/novemy leo)

Salah seorang pedagang mengaku setiap hari khususnya hari minggu dan hari libur, banyak sekali wisatawan yang datang dan berfoto di Jembatan Noelmina.

Sejumlah anak muda dengan menggunakan sepeda motor dan mobil berhenti di Jembatan Noelmina untuk mengabadikan sejumlah foto dan video. (poskupangwiki.com, novemy leo)

* Jembatan Noelmina Hasil Kerja Rodi

Nama Jembatan Noelmina berasal dari kata “noel” yang berarti sungai dan “mina” adalah nama wilayah.

Air sungai yang mengalir di bawah Jembatan Noelmina berasal dari sungai yang berhulu di Gunung Mutis.

Dilansir POSKUPANGWIKI.COM dari laman IKAPTK Kota Kupang, Jembatan Noelmina dibangun tahun 1910 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Para pekerjanya adalah penduduk Timor yang dipaksa bekerja alias dijadikan tenaga rodi. Penduduk diarahkan mengumpulkan batu dan kayu hutan.

Batu itu digunakan untuk membangun pondasi beton dan kayu untuk membuat struktur dan rangka jembatan.

Diperkirakan jembatan Noelmina dikerjakan selama 10 tahun dan tahun 1920 Jembatan Noelmina sudah dipergunakan.

Tujuan pembangunan jembatan ini adalah agar masyarakat bisa lebih mudah menyeberangi sungai untuk sampai ke dan dari pusat pemeritah kolonial yang berada di Kupang ( Kota Kupang saat ini ).

Juga untuk memudahkan mobilisasi pemerintah dari dan ke Kupang. Karena sebelum jembatan Noelmina itu dibangun, mereka harus berjalan kaki atau menaiki kuda.

Pada musim kemarau kondisi air Sungai Noelmina tidak terlalu berbahaya dibandingkan musim penghujan.

Kali Noelmina yang ada di bawah Jembatan Noelmina di Jalan Batu Putih, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia
Kali Noelmina yang ada di bawah Jembatan Noelmina di Jalan Batu Putih, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia (poskupangwiki.com/novemy leo)

Saat itu, Sungai Noelmina banyak 'memakan korban' masyarakat yang nekad menyeberang. Mereka tewas karena terbawa arus deras.

Bahkan saat masa kini pun, Sungai Nolemina tetap berbahaya bagi pekerja penambang pasir. Sebab sewaktu-waktu tanpa diduga Sungai Nolemina bisa meluap apalagi di musim penghujan.

Di saat pendudukan Jepang, jembatan Noelmina dijadikan penghubung utama mobilitas antara markas Jepang di Kupang hingga barak tentara Jepang di Atambua, Kabupaten Belu.

Dan tanggal 19 Februari 1944, Jembatan Noelmina dibom putus oleh pesawat tempur sekutu (RAAF) seperti terlihat pada foto udara berikut ini.

Kondisi putusnya Jembatan Noelmina membuat pertahanan Jepang di Pulau Timor melemah dan terus mendapatkan serangan dari armada sekutu hingga berakhirnya masa pendudukan Jepang di Timor.

Pada akhir tahun 1945, Jembatan Noelmina di rekonstruksi kembali memperbaiki bekas pemboman tentara sekutu.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
196 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved