Tak Pulang Kampung Saat Pandemi Corona, Perempuan Asal NTT Bagi Kisah Sedihnya di Denpasar Bali

Perempuan Asal NTT, Megarita Leo membagi kesaksian dan curhatan sedihnya di dalam kamar kostnya di Bali di tengah Pandemi Corona.

Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha

POSKUPANGWIKI.COM  - Perempuan Asal NTT, Megarita Leo membagi kesaksian dan curhatan sedihnya di dalam kamar kostnya di Bali di tengah Pandemi Corona.

Megarita Leo membagikan postingan mengharukan usai merayakan Paskah digital live streaming 2020 di Bali kepada POSKUPANGWIKI.COM, Senin (13/4/2020).

Megarita Leo adalah warga Kota Kupang, Provinsi NTT, Indonesia yang selama ini bekerja di Denpasar, Bali.

Di tengah Pandemi Corona ini, kembarannya, Megawaty Leo memilih pulang ke kampung, sedangkan Megarita memilih tetap berada di Bali. 

Pada perayaan Paskah kedua, Senin (13/4/2020), Megarita Leo mengikuti misa secara live streaming atau Misa digital melalui androidnya.

Misa live streaming itu berasal dari Geraja Paroki St. Maria Assumpta Kupang, Provinsi NTT.

Usai misa, Megarita kemudian membagikan membuat video pendek yang berisi curhatannya yang mengharukan.

"Saya Megarita Leo dari Bali. Saya baru selesai mengikuti misa Paskah kedua melalui live streaming di Paroki St. Maria Assumpta Kupang, Provinsi NTT bersama Rm Andy dan Romo Dedi," kata Megarita Leo kepada POSKUPANGWIKI.COM, Senin (13/4/2020) siang.

Megarita mengungkapkan rasa sedihnya menjalani perayaan misa live streaming dan hanya sendirian di kamar kostnya.

"Perasaan saya mengikuti misa dalam kesendirian saya di Bali sangat sedih. Tapi saya selalu kuat karena Tuhan Yesus selalu bersama saya dalam penyertaan kasihnya," kata Megarita Leo.

Di akhir videonya, Megarita Leo mengucapkan selamat Paskah 2020 bagi yang merayakannya.

"Selamat Paskah Tuhan Yesus sudah bangkit mengalahkan maut. Iman percaya kita akan semakin kokoh. Kuasanya akan mengalahkan covid- 19.  Dengan kebangkitan Kristus semoga kita dimampukan dan dikuatkan untuk mengatasi masa-masa sulit kita dalam pandemi covid-19," kata Megarita Leo.

Selain itu, Megarita Leo juga berharap semua pihak tetap berada di rumah dan beribadah di rumah selama pandemi corona belum berakhir.

"Mari kita tetap menjalankan ibadah bersama di rumah. Kita bangun rumah sebagai gereja-gereja kecil untuk membangun kehidupan rohani dan jasmani. Untuk membangun kasih sayang yang lebih dalam terutama untuk membangun hidup iman kita yang lebih teguh. Karena kita adalah murid-murid Kristus yang luar biasa," kata Megarita Leo.

"Selamat Paskah 2020. Salam sehat dari Bali," tambahnya lagi.

-

(POS-KUPANGWIKI.COM/NovemyLeo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved