Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut PDAM Tirta Lontar Unjuk Gigi, Rumahkan Pegawai Karena Hal Ini

Saat ini setiap pegawai PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang dituntut untuk profesional dan humanis dalam menjalankan pekerjaannya

Baru Jabat 3 Bulan, Dirut PDAM Tirta Lontar Unjuk Gigir, Rumahkan 2 Pegawai Karena Hal Ini

POSKUPANGWIKI.COM , KUPANG - Saat ini setiap pegawai PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang dituntut untuk profesional dan humanis dalam menjalankan pekerjaannya di kantor maupun di lapangan.

Salah-salah, sanksi ini akan dikenakan kepada mereka, mulai sanksi lisan, sanksi tertulis hingga sanksi dirumahkan dan dipecat.

Dan memasuki tahun 2020 ini, dua pegawai PDAM Tirta Lontar sudah terkena sanksi dirumahkan.

Sanksi ini diberikan oleh Direktur Utama PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau.

Yoyarib Mau baru menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang sejak bulan Februari 2020 lalu atau tiga bulan terkahir. Dan dia telah merumahkan 2 pegawai. Apa alasannya?

Kepada POSKUPANGWIKI.COM, di ruang kerjanya, Jumat (17/4/2020), Yoyarib Mau mengatakan, saat memimpin PDAM Tirta Lontar, dia melihat begitu banyak hal yang mesti dibenahi, baik intern maupun ekstern.

Dan untuk pembenahan itu, menurut Yoyarib Mau, hanya ada dua cara yang mesti dilakukan yakni konsolidasi internal bersama staf dan konsolidasi eksternal bersama pelanggan.

Untuk pnsolidadi internal bersama staf, kata Yoyarib Mau, dia mulai membenahi kinerja dan SDM stafnya, khususnya soal kedisiplinan.

"Ada pegawai yang satu hari masuk, satu hari tidak masuk, datang seenaknya, masuk pagi kadang datangnya siang hari, masuk pagi kadang tak ikut apel, itu yang akan kita disiplinkan sesuai SOP yang ada," kata Yoyarib Mau.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved