Beginilah Dampak Pandemi Corona Terhadap Anak-Anak di Provinsi NTT, Temuan WVI NTT

Beginilah Dampak Pandemi Corona Terhadap Anak-Anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Temuan WVI NTT

Mencengangkan, WVI NTT Temukan Berbagai Dampak Corona atau Covid-19 yang mencengangkan Terhadap Anak-Anak Di NTT

POSKUPANGWIKI. COM - Pandemi Corona telah berdampak pada semua lapisan masyarakat di Dunia, termasuk di Indonesia dan Provinsi NTT. 

Mulai dari manula, dewasa, remaja hingga anak anak dan balita.  Khusus untuk anak anak Di NTT, WVI telah menemukan berbagai dampak yang dialami anak anak di NTT akibat pandemi corona.

Apa saja dampak itu? 

Ezer Sembiring, Zonal Manager WVI Wilayah NTT, kepada poskupangwiki. Com,  Selasa (28/4/2020) mengatakan berbagai dampak itu menjadikan anak anak terabaikan dalam berbagai kondisi. 

Meski demikian,  Ezer Sembiring memastikan Wahana Visi Indonesia akan memastikan Hak-hak Anak akan tetap Terpenuhi Selama Pandemi Covid-19 berlangsung.

Salah satu upaya yang dilakukan WVI yakni terus melakukan respon dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, terutama untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak.

Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut PDAM Tirta Lontar Unjuk Gigi, Rumahkan Pegawai Karena Hal Ini

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore masuk ke bilik disinfektan untuk upaya pencegahan Covid-19, sebelum mengikuti kegiatan di kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rabu (29/4/2020) siang. (POS KUPANG.COM/NOVEMY LEO)
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore masuk ke bilik disinfektan untuk upaya pencegahan Covid-19, sebelum mengikuti kegiatan di kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rabu (29/4/2020) siang. (POS KUPANG.COM/NOVEMY LEO) (poskupangwiki.com/novemy leo)

Ezer Sembiring mengungkapkan,  anak-anak di NTT mengalami kerentanan yang tinggi. Kenapa?  "Karena minimnya akses akan sanitasi dan air bersih, terbatasnya fasilitas dan kapasitas orangtua untuk mengajar anak di rumah, hingga kerentanan terhadap terjadinya kekerasan," kata Ezer Sembiring. 

Apalagi dengan kondisi pandemi corona saat ini.  Dimana anak-anak mengalami dampak Covid-19 dan cenderung terabaikan. Beberapa kondisi kerentanan anak-anak di NTT misalnya: hanya 50,72% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak (Data Susenas BPS 2018), dan hanya 64,79% rumah tangga memiliki akses terhadap layanan air minum layak dan berkelanjutan. 

"Kurang dari 40% anak di NTT hidup dalam rumah tangga yang memiliki akses air bersih, sekitar 250.000 anak usia balita tidak memiliki akses air bersih dan lebih dari 260.000 anak tidak memiliki akses sanitasi yang layak," jelas Ezer Sembiring. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved