Gelapkan Uang Pelanggan, 3 Petugas PDAM Tirta Lontar Kupang Terima Akibat Mengerikan Ini

3 Petugas Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Lontar Gelapkan Uang Pelanggan, Ini Akibat Mengerikan Untuk Mereka

Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha

Tiga oknum Petugas Perusahaan Daerah Air MInum atau PDAM Tirta Lontar Gelapkan Uang Pelanggan, Ini Akibat Mengerikan Untuk Mereka

POSKUPANGWIKI.COM - Direktur Utara (Dirut) PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarim Mau sangat berang mendapatkan laporan tentang ulah tak terpuji alias 'nakal' 3 oknum petugas PDAM kepada pelanggan.

Dirut PDAM Tirta Lontar, Yoyarim Mau kepada POSKUPANGWIKI.COM, Senin (27/4/2020) menjelaskan, beberapa hari lalu dia menerima pengaduan dari pelanggan soal ulah 3 petugas dimaksud.

Pengaduan itu menyebutkan bahwa, ketiga oknum petugas PDAM Tirta Lontar tersebut telah menerima sejumlah uang dari pelanggan niaga untuk melakukan pemasangan baru air.

SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, Ini Sekolah atau Kebun Binatang?

Namun setelah sekian lama, pemasangan itu belum juga dilakukan. Dan masyarakat mengadukan ketiga oknum dimaksud. 

"Tadi ada 3 orang, pengaduan dari pelanggan, melakukan pengambilan uang tapi tidak melakukan pemasangan," kata Yoyarim Mau.

Direktur Utama PDA Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau
Direktur Utama PDA Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau (poskupangwiki.com/novemy leo)

Ketiga oknum petugas PDAM Tirta Lontar itu sudah dipanggil dan dimintai klarifikasinya dan mengakuinya   

Menurut Yoyarim Mau, dua petugas sedang menjalani sanksi dirumahkan 3 selama bulan karena tidak masuk kantor. Dan karena melakukan penggelapan uang pelanggan maka akan dibebankan dengan sanksi penurunan pangkat.

"Kami tambah berupa penurunan pangkat. Satu orang sudah skorsing dan dirumahkan 3 bulan. Dirumahkan 3 bulan itu tanpa diberikan gaji," kata Yoyarim Mau.

Yoyarim Mau menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap siapapun oknum petugas PDAM Tirta Lontar yang melakukan hal-hal diluar ketentuan perusahaan.

Dan sanksi itu diberikan agar ada efek jera dan petugas lainnya tidak melakukan hal yang sama.

Saat ini, demikian Yoyarim Mau, PDAM Tirta Lontar hendak 'membersihkan diri' baik ke dalam maupun keluar. 

Kedalan, kata Yoyarim Mau, dengan memperbaiki SDM dan perilaku para petugas dan pegawai PDAM Tirta Lontar.

Sehingga setiap pegawai atau petugas lapangan PDAM tirta Lontar bisa bekerja secara profesional dan tak melakuan tindakan diluar SOP  perusahaan.   

Terhadap banyak pengaduan terhadap 'kenakalan' petugas PDAM Tirta Lontar, demikian Yoyarim, pihaknya berharap setiap pelanggan PDAM Tirta Lontar tidak memberi kesempatan pada oknum petugas.

"Jika mau melakukan pemasangan baru, datang dan daftarkan diri sendiri ke kantor PDAM," ajar Yoyarim Mau.

Sedangkan untuk petugas PDAM Tirta Lontar, Yoyarim Mau berharap untuk bekerja secara profesional dan berperilaku yang tidak melanggar ketentuan perusahaan atau ketentuan hukum yang berlaku.  

"Petugas PDAM kami harapkan, untuk menikmati apa yang mejadi hak mereka dan jangan mengambil yang bukan haknya," pesan Yoyarim Mau.

Untuk informasi soal oknum petugas PDAM Tirta Lontar yang mencuri karburator pelanggan PDAM di wilayah BTN Kolhua, Yoyarim Mau mengatakan, akan memanggil kordinator wilayah dan mengecek informasi itu.

"Kami berkordinasi dengan kordinator wilayah, dalam waktu dekat kami panggil petugas itu jika ada pengakuan maka dia harus ke pelanggan dan minta maaf, tapi sanksi administrasi harus tetap jalan pelanggaran," kata Yoyarim Mau. (POSKUPANGWIKI.COM/NovemyLeo))

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
222 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved