Kepala Sekolah Speksanyo Naikoten Geleng Kepala Lihat Dua Siswi Perempuan Lakukan Hal Ini

Aksi Dance Dua Siswi Perempuan Speksanyo Kupang Naikoten Kepala Sekolah Geleng Kepala dan Bilang Begini

Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha

Aksi Dance Dua Siswi Perempuan Speksanya Kupang Bikin Kepala Sekolah Geleng Kepala dan Bilang Begini.

POSKUPANGWIKI.COM - Disaksikan POSKUPANGWIKI,COM, 2 dancer remaja perempuan, Reza dan Sharen dan pelatih mereka, Kaka Aba unjuk kebolehan mereka berdance di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, pekan lalu.

Kedatangan mereka didampingi Romo Amanche Frank Oe Ninu, Romo Kepala Sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten.

Saat itu keduanya unjuk kebolehan melakukan aksi dance modern dihadapan POSKUPANGWIKI.COM dan Romo Kepala Sekolahnya.

Aksi dancer keduanya membuat Romo Amanche Frank Oe Ninu geleng kepala karena kagum.

Kain Percah Tenun Ikat NTT untuk Bahan Aksesoris Mulai Susah Diperoleh, Sherly Bagi Tips Praktis

Dua dancer remaja perempuan, siswi SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, NTT, Reza dan Sharen unjuk kebolehan berdance di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020).
Dua dancer remaja perempuan, siswi SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, NTT, Reza dan Sharen unjuk kebolehan berdance di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Kedua dancer remaja perempuan ini adalah siswa/i Speksanyo Naikoten. Reza mengaku sejak kecil sudah menyukai dance karenanya dia mulai berlatih dance sendiri di rumahnya.

Reza dan Sharen beruntung, karena orangtua mereka dan pihak sekolah Speksanyo Naikoten atau SMPK Naikoten Kupang, mendukung dan menyediakan tempat untuk berlatih.

Perempuan Asal Maumere Ambil Sisik Ikan di Pasar, Diolah Jadi Hal Luar Biasa untuk JB Ethinc

Reza (kiri) dancer SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT di rumah kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020).
Reza (kiri) dancer SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT di rumah kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Reza mengaku sudah mengukir sejumlah prestasi sejak kelas 4 SD hingga saat ini. 

Juara 1 kejuaraan Battle Dance di Lippo Plaza Kupang tahun 2019, dan runner up Battle Dance di Taman Budaya Kupang tahun 2019, diraihnya.

"Saya ingin menjadi dancer yang terkenal, supaya bisa lebih mengembangkan bakat saya," kata Reza kepada POSKUPANGWIKI.COM, Sabtu (25/4/2020) lalu.

Kepada teman-teman lainnya, Reza berpesan agar terus bisa mencari dan menemukan bakar dalam diri dan giat mengembangkan bakat dimaksud.

"Seorang dancer mesti setia pada tim, disiplin waktu dan harus ada kemauan untuk bisa terus berlatih dengan tekun," pesan Reza.

Hal senada disampaikan dancer Sharen, yang telah menekuni dance sejak duduk di bangku SD.

"Saya pernah meraih juara 1 lomba Dance di Pameran tahun 2019 lalu. Untuk bisa jadi dance, kita mesti giat berlatih, setia dan kompak bersama tim," pesan Sharen.

Sharen (tengah) dancer SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT di rumah kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020).
Sharen (tengah) dancer SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT di rumah kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Pelatih Dance Speksanyo Naikoten atau SMPK Santo Yoseph Naikoten, Kupang, NTT, Kaka Aba sangat bangga karena dance sudah bisa masuk dunia sekolah. 

"Dulu saya tidak berpikir bahwa dance bisa masuk ke dunia sekolah. Namun sejak beberapa tahun lalu, Romo Amanche Ninu mengajak saya untuk memperkenalkan dance di dunia sekolah," kata Kaka Aba.

Kaka Aba mengatakan, Dance itu bukan hanya seni melatih gerak tubuh, namun juga bisa membentuk karakter yang baik, seperti disiplin dan kekompakan.

"Dengan dance, kita bisa melatih diri kita untuk fokus, disiplin, bekerjasama dan kompak, sekalian kita bisa sehat karena serng menggerakan tubuh," kata Kaka Aba.

Kaka Aba mengatakan, siapa saja bisa berdance jika dia mau berlatih dengan serius. "Tak ada orang yang langsung terlahir sebagai dancer. Semua butuh proses dan yang pasti ada kemauan diri untuk belajar," pesan Kaka Aba.

Terkait Pandemi Corona, Kaka Aba berpesan agar para dancer tetap berlatih dan bergerak, berkreatifitas di rumah.

Romo Kepala Sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten, Romo Amanche Frank Oe Ninu (ketiga dari kanan) bersama siswa dan pelatih dance, Kaka Aba (kanan), di rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020)
Romo Kepala Sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten, Romo Amanche Frank Oe Ninu (ketiga dari kanan) bersama siswa dan pelatih dance, Kaka Aba (kanan), di rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020) (poskupangwiki.com/novemy leo)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
228 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved