Mau Bikin Sekolahmu Berprestasi? Intip Rahasia Besar Speksanyo Naikoten Kupang NTT

Mau Bikin Sekolahmu Berprestasi, Intip Rahasia Besar Speksanyo Naikoten Kupang NTT

Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha

"Sejak tahun 2015, kami bekerjasama dengan senimal senimal di Kupang,s eperti kaka Aba, dia dancer dan koreografer, kita minta dia membimbing anak di sekolah dan menjadi guru disini," kata Romo Amanche Frank Oe Ninu .

Kaka Aba pelatih dance di SMPK Santo Yoseph Naikoten atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT, unjuk aksi dance, di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020).
Kaka Aba pelatih dance di SMPK Santo Yoseph Naikoten atau Speksanyo Naikoten Kupang, NTT, unjuk aksi dance, di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Di bidang literasi dan menulis, demikian Romo Amanche Frank Oe Ninu,pihaknya bekerjasama dengan sastrawan dari Komunitas Sastra Dusun Flobamora.

"Dan dari kerjasama dengan Komunitas Sastra Dusun Flobamora itu, Speksanyo Naikoten meraih juara 1 lomba bercerita tingkat Nasional dalam Festval Literasi di Palu, Sulawesi Tengah, tahun 2016," kata Romo Amanche Frank Oe Ninu.

Maria Novriana, anggota sastra Speksanyo Naikoten atau SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, unjuk kebolehan membaca puisi di rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020)
Maria Novriana, anggota sastra Speksanyo Naikoten atau SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, unjuk kebolehan membaca puisi di rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020) (poskupangwiki.com/novemy leo)

Dan untuk memastikan semua kegiatan ekstrakokurikuler dan kegiatan akademik berjalan dengan baik, Romo Amanche Frank Oe Ninu rutin melakukan pantauan, pengawasan dan kontrol.

"Saya sebagai kepala sekolah mesti mengontrol dan memastikan agar semua kegiatan pengembangan diri bisa berjaan dengan baik dan tidak menganggu kegiatan akademik," jelas Romo Amanche Frank Oe Ninu.

kepada tribunners, Romo Amanche Frank Oe Ninu, berpesan untuk terus bisa mencari dan menemukan bakat dan kemampuan diri. Dan mesti mengembangkannya dengan positif.

Dua dancer remaja perempuan, siswi SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, NTT, Reza dan Sharen unjuk kebolehan berdance di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020).
Dua dancer remaja perempuan, siswi SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang, NTT, Reza dan Sharen unjuk kebolehan berdance di Rumah Kreatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020). (poskupangwiki.com/novemy leo)

Menurut Romo Amanche Frank Oe Ninu, Tuhan sudah menciptakan setiap orang dengan keunikan dan kekayaan, talenta dan potensi yang bermacam-macam.

"Carilah dan temukan itu dalam usaha yang positif dan kreatif. Lalu kembangkan itu demi kebahagiaan diri dan orang lain dan demi kemuliaan Tuhan," kata Romo Amanche Frank Oe Ninu.

Romo Amanche Frank Oe Ninu menambahkan, "Jadilah diri sendiri, berusaha temukan mutiara hidup, potensi diri yang telah Tuhan berikan kepada kita, keunikan dan kekeyaan kita. Dan Percayalah bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang berguna bagi orang lain."

Kepada sekolah lainnya, Romo Amanche Frank Oe Ninu berharap sekolah bisa menyediakan ruang dan waktu serta kesempatan bagi setiap siswa/i untuk berkembang di tempat belajar di dalam ruang kelas maupun di luar ruang kelas.

Romo Amanche Frank Oe Ninu (kiri), Romo Kepala Sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten bersama siswa dan pelatih dance, Aba (kanan) di rumah reatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020) lalu.
Romo Amanche Frank Oe Ninu (kiri), Romo Kepala Sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten Kupang atau Speksanyo Naikoten bersama siswa dan pelatih dance, Aba (kanan) di rumah reatifitas Pos Kupang, Sabtu (25/4/2020) lalu. (poskupangwiki.com/novemy leo)

 Menurut Romo Amanche Frank Oe Ninu ,  . Sekolah harus bisa menjadi rumah kreatif artinya di sekolah itu anak-anak datang dan bisa mengembangkan kreatifitas dan menemukan diri mereka," kata Romo Amanche Frank Oe Ninu. (poskupangwiki.com, novemy leo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
230 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved