Perempuan Asal Maumere Ambil Sisik Ikan di Pasar, Diolah Jadi Hal Luar Biasa untuk JB Ethinc

Perempuan asal Maumere Ini Ambil Sisik Ikan di Pasar, Mengolahnya menjadi Hal Luar Biasa untuk JB Ethinc

Perempuan asal Maumere Ini Ambil Sisik Ikan di Pasar, Mengolahnya menjadi Hal Luar Biasa untuk JB Ethinc

POSKUPANGWIKI.COM, KUPANG - Tak banyak yang tahu limbah sisik ikan ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Sebagaimana dilakukan oleh Sherly Irawaty, warga Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Indonesia.

Limbah sisik ikan itu kemudian diolahnya menjadi aksesoris yang menarik dan indah dengan harga murah yang pas dikantong.

Aksesoris itu berupa anting-anting, gelang, kalung, taplak meja, kopiah, dompet, tas dan lainnya.

Ditemui POSKUPANGWIKI.COM beberapa waktu lalu di Kupang, ibukota Provinsi NTT, Sherly Irawaty menjelaskan produk aksesoris yang menggunakan bahan  limbah sisik ikan dan juga daun lontar kering.

Mengapa menggunakan limbah sisik ikan untuk aksesoris?

Aksesoris dari limbah sisik ikan produk JB Ethinc Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia
Aksesoris dari limbah sisik ikan produk JB Ethinc Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia (poskupangwiki.com/novemy leo)

Sherly Irawaty menjelaskan, "Menggunakan limbah sisik ikan, kita pada dasarnya pedul lingkungan jadi kita berusaha mengelola limbah yang ada di lingkungan sekitar kita.

Owner JB Ethnic, Sherly Irawaty menjelaskan, beberapa tahun lalu dia memanfaatkan limbah kain tenun ikat alias kain percah untuk   membuat aksesoris dan souvenir.

Dan kini dia berkreatif untuk memanfaatkan limbah sisik ikan untuk dijadikan aksesoris dan souvenir.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved