Penting! 2 Aturan Pemprov NTT Terkait Perjalanan Saat New Normal Pasca Covid-19 di NTT

Penting! 2 Aturan Pemprov NTT Terkait Perjalanan Trasnportasi Saat New Normal Pasca Covid-19 di NTT

pos kupang/windy
Forum diskusi virtual pelaksanaan transportasi darat, laut dan udara di masa new normal di Provinsi NTT. 

"Kita tahu adanya aturan pembatasan dan hambatan di pintu berbatasan di wilayah kabupaten, banyak masalah disana, penghadangan, pelarangan, tidak boleh lewat, tertutama harus ada rapid test. Hambatan seperti yang selama ini menjadi perhatian dari Pemprop NTT," kata Isyak Nuka, ST, MM.

Maka pada saat new normal, demikian Isyak Nuka, pemberlakuan persyaratan harus bisa kita kurangi dengan demikian akan kembali menghidupkan roda perekonomian, pergerakan masyarakat untuk beraktifitas sehingga semua bisa kembali berproduksi," kata Isyak Nuka, ST, MM.

Isyak Nuka, ST, MM mengatakan, Presiden dalam pengarahannya sudah membolehkan paling tidak ada 9 sektor prioritas bagi daerah yang penularan covidnya rendah namun memiliki dampak ekonomi yang tinggi.

keempar sektor dimaksud yakni pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, industri manufaktur, konstrukis, logistik, trtansportasi barang, pertambangan dan perminyakan.

Kebijakan Pemerintah Provinsi NTT isinya membebaskan persyaratan rapit tes untuk perjalanan di dalam wilayah NTT.

"Persyaratan yang mengharuskan rapid tes dibebaskan, ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya percepatan roda ekonomi, pergerakan manusia tentunya dengan tidak boleh abaikan protokol kesehatan. Apa saja protokol kesehatan yang tidak boleh diabaikan, seperti penggunaan masker, pengaturan jarak, penggunaan hand sanitizer, mencuci tangan. Ini perlu terus dilakukan dan disosialisasikan, pemeriksaan suhu tubuh," kata Isyak Nuka, ST, MM.

2. Pembatasan tempat duduk, atau muat pesawat.

"Kita senang karena SE 13 kalau saya tidak salah, terkait boleh memuat di penumpang pesawat hingga 70 persen. Ini sesuatu yang menggembirakan. Paling tidak untuk para pihak operator ini sudah boleh mereka terbang lagi karena selama ini kita ketahui pesawat wings dan transnusa itu menghentikan operasinya karena memang pembatasan hingga 50 persen jadi mereka rugi dengna konfigurasi sit 2 2 kalau kapastisnya 70 orang maka hanya bisa muat  35," kata Isyak Nuka, ST, MM.

Dengan adanya SE 13, demikian Isyak,  dimana kapastitas angkut diijinkan sampai 70 persen kapasitas seat ini sesuatu hal yang menggembirakan dan baik.

"Mulai tanggal 15 Juni 2020, maka dua hal ini akan berlaku," kata Isyak. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved