Virtual Talkshow BNN Kota Kupang, Dokter Shinta Widari Bakal Ungkap Corona, Stres Hingga Narkoba

Virtual Talk Show HANI mengangkat tema HIdup 100 persen di Era New Normal, sadar, sehat, produtif dan bahagia tanpa narkoba #stopnarkoba.

dok shinta
Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS dokter pada Klinik Utama Dewanta Mental Healthcare atau DMH berada di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ). 

POS-KUPANG.COM - Dalam virtual talksow BNN dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020, Dokter DAP Shinta Widari, S.pKJ, MARS bakal menjelaskan soal hubungan Pandemi Corona dengan tingkat stress yang bisa berlanjut ke pemakaian narkoba hingga mengalami gangguan kejiwaan.

Hal ini akan dibahas tuntas oleh dokter DAP Shinta Widari, S.pKJ,MARS dalam virtual talkshow yang diselenggarakan BNN Kota Kupang dengan Pos Kupang, Jumat (26/6/2020) pukul 13.00 hingga pukul 15.00 Wita.

Virtual Talk Show HANI mengangkat tema HIdup 100 persen di Era New Normal, sadar, sehat, produtif dan bahagia tanpa narkoba #stopnarkoba.

Virtual talksow BNN dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020 menghadirkan pembicara Kepala  BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol Teguh Imam Wahyudi, SH, MM, Kepala BNN KOta Kupang, Lino Do R Pereira, SH dan  dokter DAP Shinta Sp.KJ, MARS.

Diskusi Virtual BNN Kota Kupang bersama Pos Kupang dalam rangka Hari Anti Narkotika atau HANI 2020 , Jumat (26/6/2020) pukul 13.00 hingga pukul 15.00 Wita.
Diskusi Virtual BNN Kota Kupang bersama Pos Kupang dalam rangka Hari Anti Narkotika atau HANI 2020 , Jumat (26/6/2020) pukul 13.00 hingga pukul 15.00 Wita. (pk/windy)

50 Peserta Virtual talksow BNN dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020 itu berasal dari kalangan pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa dan wartawan.

Dihubungi Pos-Kupang.com, Kamis (25/6/2020), dokter DAP Shinta Widari mengatakan, pandemi corona 'melahirkan' ketentuan atau protokol kesehatan untuk beraktifitas di rumah saja.

Saat berada di rumah saja di tengah pandemi corona, sebagian orang yang tidak bisa mengelola emosinya di tengah 'keterbatasan' maka bisa saja menjadi stress.

Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS bersama salah satu pasien yang sudah sembuh di Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare atau DMH di Kupang
Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS bersama salah satu pasien yang sudah sembuh di Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare atau DMH di Kupang (dok Shinta Widari)

Dan ketika stress itu juga tidak bisa dikelola dengan baik maka bukan tidak mungkin ada yang akan 'melarikan' diri ke hal-hal yang negatif seperti mengkonsumsi narkoba bahkan bisa saja mengalami gangguan kejiwaan.

"Jika ada yang stress karena di rumah saja saat pandemi corona dan tidak bisa mengelola stress dengan bak maka bisa saja dia menggunakan narkoba. Hal ni yang perlu mendapat perhatian dan dicegah," kata Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS.  

Karenanya masyarakat mesti bisa mengelola emosinya dengan baik sehingga tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif.

Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS (duduk tengah) bersama staf di Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare (DMH) di Jalan Ainiba, Kecamatan Kota Lama Kelurahan Pasir Panjang, Kota Kupang, Provinsi NTT (dok Shinta Widari)
Dokter DAP Shinta Widari Sp.KJ, MARS (duduk tengah) bersama staf di Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare (DMH) di Jalan Ainiba, Kecamatan Kota Lama Kelurahan Pasir Panjang, Kota Kupang, Provinsi NTT (dok Shinta Widari) (dok dokter shinta)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: haerahr
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved