Virtual Talkshow, Lino Pereira Ajak Warga Bangun Kebresamaan Global Berantas Narkoba di NTT

Lino DO R Pereira mengatakan, pemakai narkoba akan direhabilitasi sedangkan pengedar akan diproses hukum.

poskupang.wiki/novemy leo
Kasat Narkoba Polresta Kupang, Iptu Alfonsus Takene (bawah) dan Kepala BNN Kota Kupang, Lino DO R Pereira, SH dan virtual talkshow BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang Jumat (26/6/2020) dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI. (poskupang.com/novemy leo) 

POSKUPANG.COM, KUPANG - Virtual Talkshow BNN, Lino Do R Pereira Ajak Warga Bangun Kebersamaan Secara Global Berantas Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami BNN Kota Kupang hari ini adalah HANI sejalan dengan itu kita memasuki new normal dimana kita berharap dengan new normal anak anak kita generasi muda akan lebih giat belajar dengan tetap di rumah tapi tidak mengkonsumsi narkoba," kata Lino Do R Pereira, Jumat (26/6/2020) .

Upaya memberantas narkoba, demikian Lino Do Pereira, SH, pihaknya melakukan sosialisasi ke semua ini, masyarakat, LSM dan semua pihak.

Lino DO R Pereira mengatakan, pemakai narkoba akan direhabilitasi sedangkan pengedar akan diproses hukum.

Direktris LBH APIK NTT, Ansi D Rihi Dara, SH dalam virtual talkshow BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang Jumat (26/6/2020) dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020.
Direktris LBH APIK NTT, Ansi D Rihi Dara, SH dalam virtual talkshow BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang Jumat (26/6/2020) dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020. (poskupang.wiki/novemy leo)

"Jika dites narkotika dan hasilnya positif, maka direhabilitasi sesuai Pasal 54 UU Nomor 35/2009," kata Lino Do R Pereira. 

Menurut Lino Do R Pereira jika masih ada masyarakat yang mengedarkan narkoba dan mengkonsumsi maka haruis diberantas dan  ditindak seusai hukum yang berlau dan diajukan ke pengadilan.

Lino Do R Pereira menjelaskan, angka prevalensi penyalahguna mencapai angka 0.99% atau berjumlah 36.022 penyalahguna pada kelompok usia 10-59 tahun.

Moderator virtual Talkshow, Ferry Djahang mengatakan, kepedulian akan pemberantasan narkoba karena penyebaran narkoba  dianggap sepele atau hanya menjadi pekerja dari BNN saja tapi harus melibatkan semua pihak untuk sama sama membangun atau bersinergi memberantas hal ini.

Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, SH (atas) dan moderator Fery Dhajang saat Virtual talkshow dalam rangka HANI 2020 diselenggarakan BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang, Jumat (26/6/2020) (poskupang.com/novemy leo)
Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, SH (atas) dan moderator Fery Dhajang saat Virtual talkshow dalam rangka HANI 2020 diselenggarakan BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang, Jumat (26/6/2020) (poskupang.com/novemy leo) (poskupang.wiki/novemy leo)

"Tanpa kerjasama yang baik maka upaya pemberantan narkoba di NTT tidak bisa berjalan dengan baik," kata Moderator Fery Djahang.

Peringatan HANI yakni membangun kebersamaan secara global untuk memberantas Narkoba.

Virtual talkshow dalam rangka HANI 2020 diselenggarakan BNN Kota Kupang dengan Harian Pos Kupang, Jumat (26/6/2020) pukul 13.00 hingga pukul 15.00 Wita.

 Virtual Talk Show HANI mengangkat tema Hidup 100 persen di Era New Normal, sadar, sehat, produtif dan bahagia tanpa narkoba #stopnarkoba.

Virtual talksow BNN dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020 menghadirkan pembicara Kepala  BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol Teguh Imam Wahyudi, SH, MM, Kepala BNN Kota Kupang, Lino Do R Pereira, SH dan dokter DAP Shinta Sp.KJ, MARS.

50 Peserta Virtual talksow BNN dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI 2020 itu berasal dari kalangan pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa dan wartawan. (poskupangwiki.com, novemy leo)

Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: haerahr
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved