VIDEO - 13 Kelompok Tani di Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT Teriak Kebutuhan Ini

13 Kelompok Tani di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT Teriak Soal Kebutuhan Ini

13 Kelompok Tani di Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT  Teriak Soal Kebutuhan Ini

POSKUPANGWIKI.COM - Sebanyak 13 kelompok tani di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang teriak soal kebutuhan ini.

Dijelaskan Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk sebanyak 13 kelompok tani itu terdiri dari 10 kelompok tani hortikultura termasuk petani padi sawah, 2 kelompok tani air tawar bioflog dan tambak.

Dan sejauh ini selama ini aktifitas kelompok tani dimaksud masih berjalan. Khusus untuk Kelompok Tani Sahabat baru terbentuk sekitar tahun 2009 .

"Harapannya dengan adanya pendampingan dari Politani Kupang emntai medrupakane dukasi bagi ams petani kami membemereka bisa mendapat edukasi dan kekuatan di bidang pertanian," kata Benyamin Kanuk.

Benyamin Kanuk mengatakan, dengan adanya pendampingan dari Politani Kupang itu, petani di Desa Mata Air bisa mendapatkan edukasi tentang bagaimana memilih bibit, melakukan pengolahan dan membuat pengairan yang cukup," kata Benyamin Kanuk.

Menurut Benyamin Kanuk,  sebanyak 89 persen masyarakat di Desa Mata Air hidup sebagai petani.

Pemasaran? Benyamin Kanuk mengatakan, selama ini pemasaran hasil pertanian petani di Desa Mata Air tidak terlau sulit dilakukan karena adanya dunia teknologi.

"Petani bisa memasarkan hasil pertaniannya melalui media sosial atau medsos. Kami juga dekat dengan kota sehingga ada petani yang bawa langsung ke pasar di kota tapi lebih banyak orang datang cari langsung ke sini," kata Benyamin Kanuk.

Ketua Jurusan Tanaman Pangan dan Hortikultura atau TPH Politani Kupang, Jemrifs HH Sonbai, SP, M.Sc memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Sahabat di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT
Ketua Jurusan Tanaman Pangan dan Hortikultura atau TPH Politani Kupang, Jemrifs HH Sonbai, SP, M.Sc memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Sahabat di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT (poskupang.wiki/novemy leo)

Meski demikian, Benyamin Kanuk mengatakan, petani di Desa Mata Air masih mengalami kesulitan ketersediaan air. "Misalnya debit air yang mengalir dengan situasi sekarang hanya 0,39 liter per detik berarti untuk mengairi tanaman hortikultura  1 ha membutuhkan 200 lebih liter air. Inilah yang menjadi kendala, apalagi musim kering," kata Benyamin Kanuk.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved