Doktor Masria Dosen MPLK Politani Kupang Ajari Petani Tuapukan Bikin Biocar dan Biopori

DR. Masria, SP, MP, dosen Prodi Manajemen Pertanian Lahan Kering atau MPLK Politani Kupang, mengajari Petani membuat biocar

Doktor Masria Dosen MPLK Politani Kupang Ajari Petani Tuapukan Bikin Biocar

POSKUPANGWIKI.COM - DR. Masria, SP, MP, dosen Prodi Manajemen Pertanian Lahan Kering atau MPLK Jurusan MPLK, Politani Kupang, mengajari Petani di Desa Tuapukan membuat biocar dan biopori.

Tak hanya Marsia, hadir juga rekan dosen lainnya, Welly Boboy, SP, M.Sc; Nimrot Neonufa, S.TP, M.Si. Termasuk Ketua Prodi MPLK, Anton Jehemat, SPt, M.Si dan Ketua Jurusan MPLK, Jamseng Charles Abineno, STP, M.Sc serta Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat P3M Politani Kupang, Krisna Setiawan, SP,M.Sc.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari dosen MPLK Politani Kupang itu juga dihadiri oleh Mesak Mbura, AMD, anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Mereka tengah melakukan sela kegiatan pengabdian masyarakat  Politani Kupang di masyarakat petani khususnya Kelompok Tani Sahabat berkebun di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT.

Menurut Masri, biocar atau arang fungsinya sangat banyak untuk tanah.  

"Apalagi lahan petani di Desa Tuapukan yang didominiasi  oleh tanah vertisol. Dimana tanah vertisol punya kemampuan tinggi dalam mengikat air tapi tanah vertisol jelek untuk melepaskan air," jelas Masria.

Apa fungsi biocar? Masria menjelaskan, biocar banyak fungsinya. Satu diantaranya yakni biocar dapat meningkatkan ketersediaan air di lahan dengan memperbaiki sifat fisik tanah . Yaitu meningkatkan porositas tanah.

Porositas tanah adalah ukuran dari ruang kosong di antara material, dan merupakan fraksi dari volume ruang kosong terhadap total volume, yang bernilai antara 0 dan 1, atau sebagai persentase antara 0-100%.

Petani di Desa Tuapukan, membuat biocar dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan para dosen Prodi Manajemen Pertanian Lahan Kering atau MPLK Jurusan MPLK, Politani Kupang di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Pertengahan Juli 2020
Petani di Desa Tuapukan, membuat biocar dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan para dosen Prodi Manajemen Pertanian Lahan Kering atau MPLK Jurusan MPLK, Politani Kupang di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Pertengahan Juli 2020 (poskupang.wiki/novemy leo)

Menurut Masria, porositas tanah salah satu cirinya yakni kadar liat yang tinggi yang menyebabkan banyak terbentuk pori mikro. Hal ini menyebabkana tanah mengikat air sangat kuat dan tidak bisa dimanfaatkan oleh tanaman.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved