Child’s Birth Right Akta Kelahiran Anak dari ChildFund untuk Belu Provinsi NTT  

Child’s Birth Right Akta Kelahiran Anak dari ChildFund untuk Belu Provinsi NTT  

POSKUPANGWIKI.COM - Child’s Birth Right Akta Kelahiran Anak dari ChildFund untuk Belu Provinsi NTT  

Program Every Child’s Birth Right dari ChildFund Internasional di Indonesia yang diterapkan di Kabupaten Belu sejak tahun 2018 hingga 2019 menuai keberhasilan. Dalam pelaksanaan program yang mendorong pemenuhan hak anak atas identitas yakni akta kelahiran ini ChildFund bekerjasama dengan LPPA, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Belu serta pihak terkait.

Keberhasilan yang dicapai itu bukan tanpa tantangan, ada beberapa catatan yang perlu dilakukan pemeirntah untuk lebih meningkatkan cakupan akta kelahiran anak di khususnya Belu dan di wilayah NTT pada umumnya. Hal ini terungkap dalam Ngobrol Asyik Pos Kupang dengan tema Hak Anak Atas Identitas dengan host Novemy Leo, Selasa (2/12/2020).

Hadir saat itu,  ChildFund Internasional Indonesia, Reni Rebeca Haning, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Belu, Maksimus Mau Meta, SH dan Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dinkes NTT, Ir. Hendrik Manesi.

Saya mendengar ada Program Every Child Bird Right dari ChildFund, apakah itu?

Every Child Bird Right adalah sebuah pproyek inisiasi ChildFund Internasional di Indonesia bekerjasam dengan Pemerintah Kabupaten (Pemka) Belu dan teman teman dinas kependudukan dan pencatatan sipil atau Dukcapil Belu untuk mendorong Pemeirntah memenuhi hak anak atas identitas yak Akta kelahiran.

Proyek ini dimulai sejak tahun 2018 hingga 2019, tetapi kami kemudian atensi hingga Juli 2020 lalu dan kini sudha clossing.

Proyek ini bermula karena ChildFund di Indonesia sesuai dengan mandat kami organisasi anak yang fokusya pada usia anak 18 tahun kebawah. Ada juga anak remaja usia 19-24 tahun. Tapi khusus untuk akta kelahiran kami fokus khusus untuk anak usia 18 tahun kebawah.

ChildFund mendatnya bekerja untuk pemenuhan dan perlindungan anak untuk memastikan semua anak sehat, terlindungi dan juga puya pendidiak dan kecakapan hidup. Dari visi kami itulah kami tahu bahwa perkembangan anak itu tidak mungkin tercapai secara maksimal kalau salah satu hak anak pertama yakni Akta Kelahiran ini tak terpenuhi.

Karena jika hak atas akta kelahiraannya tak terpenuhi maka resiko seorang anak tanpa tanpa identitas itu banyak sekali faktor resikonya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved