Tuhan Pakai Mama Ansi, Sang Direktris LBH APIK NTT

Siang Itu di tahun 2014, pintu rumah Rio (bukan nama sebenarnya) diketuk seseorang.

dok Ansi Rihi Dara
Ansi Rihi Dara, SH, Direktris LBH APIK NTT 

POSKUPANG.COM -  Siang Itu di tahun 2014, pintu rumah Rio (bukan nama sebenarnya) diketuk seseorang.

Saat dibuka, ada seorang pria yang mengaku sebagai panitia Pengadilan Negeri (PN) Kupang menyodorkan surat dari PN Kupang kepada Rio.

Setelah menerima surat itu, laki-laki berumur 18 tahun yang adalah anak yatim itu kemudian diminta menandatangani bukti penerimaan surat.

Dengan tangan gemetar diliputi perasaan bingung, kuatir dan takut, Rio yang sudah menjalankan perannya sebagai ayah sekaligus ibu bagi kedua adiknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD itu langsung membubuhkan tandatangannya.

Rio kemudian membuka surat yang isinya adalah panggilan terhadap dia, dua adiknya serta ibunya untuk diperiksa sebagai tergugat dalam kasus jual beli rumah dan tanah yang kini ditempatinya.

Sebelum meninggalkan mereka akhir tahun 2012 dan menikah lagi, ibunya ternyata telah menjual rumah kepada si penggugat. Padahal rumah dan tanah itu adalah warisan dari ayah Rio yang sudah meninggal dunia.

“Waktu itu mama bilang mau pindah tugas diluar karena pekerjaan banyak, taunya mama kasih tinggal kami sampai sekarang dan sudah jual rumah kami,” kata Rio.

Sejak ditinggal pergi ibunya, Rio terpaksa berhenti kuliah dan mulai bekerja serabutan agar bisa membiayai kehidupan mereka bertiga. 

“Dalam keadaan begitu beta (saya) sebagai kakak tertua jadi tulang punggung, menjadi ayah sekaligus ibu. Kerja apa saja jadi ojek, buruh angkut, ikut turun laut cari ikan, jadi tukang cuci piring kafe, bamasak. Beta bekerja agar adik-adik  tetap sekolah,” cerita Rio kepada pos-kupang.com, Jumat (11/12/2020) petang.

Pembeli rumah kemudian menggugat Rio dan adik-adiknya untuk mengosongkan rumah termasuk memindahkan makam ayah mereka yang ada di pekarangan rumah itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved