Asperindo NTT Ultimatum Setiap Ekspedisi di NTT Siaga Bencana

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Asperindo NTT Minta Ekspedisi di NTT Siaga Bencana.

dok Soleman Ratukitu
Direktur PT Mondira Kargo, Soleman Ratukitu, SE (kiri) melakukan pendropingan bantuan dari BNPB Pusat kepada pengungsi korban bencana Gunung Ile Ape Lembata, Desember 2020, dilakukan oleh ekspeditur PT Mondira Kargo Kupang 

POSKUPANGWIKI.COM - Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Asperindo NTT Minta EMPU atau Ekspedisi Muatan Pesawat Udara di NTT Siaga Bencana.

Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan yang dikuatirkan rawan bencana. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana dan ekspedisi diminta bantuannya oleh Pemerintah Pusat untuk mendroping bantuan ke berbagai daerah di NTT ekspedisi dimaksud sudah siap.

Plt Asperindo NTT, Anatji Jan, SH kepada Pos Kupang mengatakan hingga kini anggota Asperindo terdata sebanyak 30-an anggota yang terdiri dari pemilik-pemilik ekspedisi itu kebanyakan berada di Kota Kupang.

Biasanya pada musim hujan, pengiriman barang dan dokumen melalui darat laut dan udara mengalami hambatan karena cuaca dan kondisi.

Anatji E. Ratukitu-Jan, anggota Fraksi PKB DPRD Kota Kupang (dok anatji)
Anatji E. Ratukitu-Jan, anggota Fraksi PKB DPRD Kota Kupang (dok anatji) (dok Anatji E. Ratukitu-Jan)

Tapi, kata Anatji, meski ada hambatan hujan atau bencana di suatu daerah tertentu, ekspeditur mesti punya strategi agar barang dan dokumen bisa sampai kepada konsumen.

Sebagaimana saat terjadi bencana Gunung Ile Ape yang terjadi belum lama ini di Kabupaten Lembata.

Para masyarakat korban yang mengungsi di tempat pengungsian membutuhkan bantuan makanan, peralatan atau obat-obatan dan lainnya.  Dan saat itulah ekpedisi mesti berperan melakukan pendropingan bantuan dimaksud.

Dan BNPB Pusat memberikan bantuan sebanyak 24 ton untuk pengungsi bencana Gunung Ile Ape. Dan DPP Asperindo Jakarta dan DPW Asperindo NTT turut membantu proses distribusi bantuan itu menggunakan jasa Expedisi Muatan Pesawat Udara atau EMPU PT. Mondira Kargo.

“Proses pendropingan 24 ton bantuan dari BNPB Pusat dilakukan PT Mondira Kargo secara maskimal melalui jalur darat, laut dan udara. Menggunakan kapal very, pesawat hingga helikopter juga jalan darat,” kata Anatji, Sabtu (19/12/2020).

Soleman Ratukitu, SE, Direktur PT Mondira Kargo, mendroping bantuan dari BNPB Pusat kepada pengungsi korban Erupsi Gunung Lewotolok Lembata, beberapa waktu lalu.
Soleman Ratukitu, SE, Direktur PT Mondira Kargo, mendroping bantuan dari BNPB Pusat kepada pengungsi korban Bencana Gunung Ile Ape Lembata, beberapa waktu lalu. (dok Soleman Ratukitu)

Disitulah ekspedisi dituntut berperan maksimal tidak saja untuk kepentingan bisnis ekspedisi namun lebih dari itu juga bisa menjalankan tugas kemanusiaan bagi korban bencana dimana saja.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved