Kompaks Minta Penyidik Hentikan Penyidikan Kasus Video Syur GA

Kompaks atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual Minta Penyidik Hentikan Penyidikan Kasus Video Syur GA

Grid.ID/Daniel Ahmad
Gisella Anastasia saat ditemui di Polda Metro Jaya, Sudirman, Rabu (23/12/2020). 

POSKUPANGWIKI.COM - Kompaks KompaksMinta Penyidik Hentikan Penyidikan Kasus Video Syur GA.

Kompaks atau Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual merupakan jaringan masyarakat sipil yang terdiri dari 101 platform, kolektif maupun organisasi dengan isu kemanusiaan dan keberagaman, terutama kekerasan seksual.

Kompaks sangat prihatin terhadap kasus yang menimpa GA, salah satu artis Indonesia yang diduga terloat dalam kasus video syur bersama mantan kekasihnya, beberapa waktu lalu.

Bentuk keprihatinan Kompaks itu diwujudkan dalam surat pernyataan sikap Kompaks yang berisi 4 pernyataan sikapnya.

Surat pernyataan sikap Kompaks itu diterima poskupangwiki.com dan poskupang.com pada akhir pekan lalu dari Riska Carolina, Spesialis Advokasi dan Kebijakan Publik, PKBI, Perwakilan Kompaks

Dalam surat pernyataan sikap Kompaks itu, menyebutkan penyebaran video intim mirip GA yang berdurasi 19 detik sempat ramai, bahkan sempat trending di Twitter pada 7 November.

Menanggapi itu, Febriyanto Dunggio dan Pitra Romadonimelaporkan total 8 akun yang diduga sebagai penyebar pertama video intim itu, serta pihak yang terlibat di dalamnya.

Alasan para pelapor relatif sama, yakni keresahan publik.

Berdasarkan laporan pada Selasa, 17 November 2020 tersebut, GA memenuhi panggilan pihak kepolisian sebagai saksi.

Lalu pada Selasa, 29 Desember 2020, status GA meningkat menjadi tersangka.

Baca juga: Kasus Video Syur GA, Kompaks Singgung Penyidik, DPR, Pemerintah , Jurnalis dan Masyarakat Sipil

Baca juga: Jurnalis & Media Massa Diminta Kedepankan Pemberitaan yang Manusiawi Terhadap Kasus GA

Baca juga: Geram Terhadap Penanganan Kasus Video Syur GA, Kompaks Bikin Aksi Ini

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved