Keunggulan Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang, Buruan Jadi Mahasiswanya

Keunggulan yang Ada di Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang, Buruan Jadi Mahasiswanya.

POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO
Ketua Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang, Fabianus Ranta, S.Hut, M.Si di depan kampus kehutanan Politani Negeri Kupang 

POSKUPANGWIKI.COM - Keunggulan yang Ada di Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang, Buruan Jadi Mahasiswanya.

Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang adalah satu dari lima jurusan yang ada di Politeknik Pertanian Negeri Kupang atau Politani Negeri Kupang.

Apa saja keunggulan yang ada di Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang?

Ketua Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang, Fabianus Ranta, S.Hut, M.Si kepada poskupangwiki.com, beberapa waktu lalu menjelaskannya.

Fabianus Ranta mengatakan, Jurusan Kehutanan di Politani Negeri Kupang dibentuk bulan September tahun 2017 bersamaan dengan terbentukya satu program studi baru yakni Prodi Pengelolaan Hutan jenjang D4. Sedangkan prodi kehutanan berdiri 2005 yang Prodi Manajemen Sumber Daya Hutan jenjang D3 sudah ada sejak tahun 2005 atau sudah 15 tahun.

Hingga kini dosen yang aktif sebanyak 18 orang dengan kualifikasi S3 sebanyak 1 orang, dan 3 dosen lainnya sedang mengikuti pendidikan S3 dan sisanya adalah S2. Mahasiswa Jurusan Kehutanan yang maish aktif hingga tahun 2020 sebanyak 494 mahasiswa teridri dari 244 mahasiswa Prodi Manajemen Sumber Daya Hutan dan sisanya 203 mahasiswa adalah Prodi Pengelolaan Hutan.

Untuk angkatan tahun 2020, jenjang D4 Prodi Pengelolaan Hutan peminatnya cenderung meningkat. Sebaliknya untuk  Prodi Manajemen Sumber Daya Hutan D3 menurun.

“Untuk Prodi Manajemen Sumber Daya Hutan sebelumnya peminatnya sampai 200 orang, kali ini karena Covid-19 kami batasi hanya 60 namun yang registrasi hanya 51 orang. Tapi untuk Prodi Pengelolaan Hutan kami buka kuota 90 tapi kenyataan yang egistrasi hingga 111,” kata Fabianus Ranta.

Lahan ekowisata yang dibuat oleh mahasiswa Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang di belakang kampus, akhir tahun 2020
Lahan ekowisata yang dibuat oleh mahasiswa Jurusan Kehutanan Politani Negeri Kupang di belakang kampus, akhir tahun 2020 (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Ratio perbandingan dosen dan mahasiswa, demikian Fabianus Rana, tidak  ideal. Namun untuk mengatasinya, pihaknya menggunakan dosen luar biasa, freelance yang berasal dari UPT Kementerian atau UPT Dinas Kehutanan atau bisa juga kami minta dari dosen yang ada di jurusan lain di Politani Negeri Kupang.

“Misalnya untuk mata kuliah kimia, kami minta teman dari jurusan lain di Politani Kupang atau mata kuliah terkait lain yang juga kompetensi dosennya bisa masuk ke mata kuliah yang dibuthkan di kehutanan. Ada komptensi dosen di jurusan MPLK seperti pengelolaan daerah aliran sungai tapi home base di MPLK, maka kami menggunakan dosen itu,” jelas Fabianus Ranta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved