Mahasiswa Prodi TIH Politani Negeri Kupang 'Sulap' Eceng Gondok Jadi Produk Bermanfaat

Mahasiswa Prodi Teknologi Industri Hortikultura ( TIH ) Politani Negeri Kupang 'Sulap' Eceng Gondok Jadi Pupuk

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO
Tiga mahasiswa (jaket almamater) Yosafat Duly, Mariana Priska dan Yakobus Kandunmas, didampingi dosen Dr. Laurensius Lehar, SP, MP 

POSKUPANGWIKI.COM - Mahasiswa Prodi Teknologi Industri Hortikultura ( TIH ) Politani Negeri Kupang 'Sulap' Eceng Gondok Jadi Pupuk

Proviciat untuk 3 mahasiswa program studi Teknologi  Industri Hortikultura Jurusan Tanaman Pangan dan Hortukultura Politani Negeri Kupang.

Selama beberapa bulan ini mereka bekerja menghasilkan pupuk kompos berbahan dasar eceng gondok. Ya, ketiganya dibantu oleh Dr. Laurensius Lehar, S.P., M.P, ‘menyulap’ enceng gondok menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman hias dan tanaman lainnya.

Ketiga mahasiswa yang masih semester 4 itu yakni Mariana Priska, Yosafat Duly dan Yakobus Kandunmas. Mariana Priska mengatakan, dia sangat bangga bisa terlibat dalam program PMW atau Program Mahasiswa Berwirausawa yang diselenggarakan Politani Negeri Kupang.

“Saya dapat pengalaman yang sangat baik, saya bisa berwirausaha dengan menghasilkan pupuk kompos eceng gondok,” kata Mariana Priska.

Mariana Priska mengaku sangat terharu karena bisa memanfaatkan tanaman penganggu atau gulma yakni eceng gondok menjadi suatu produk yang bermanfaat.

Mariana Priska, mahasiswa semester 4 prodi Teknologi Industri Hortikultura (TIH), Jurusan Tanaman Pangan Hortikultura (TPH), Politani Negeri Kupang
Mariana Priska, mahasiswa semester 4 prodi Teknologi Industri Hortikultura (TIH), Jurusan Tanaman Pangan Hortikultura (TPH), Politani Negeri Kupang (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

“Eceng gondok kan sebenarnya tanaman pengganggu, tapi saat dioleh menjadi pupuk kompos ternyata eceng gondok bisa bermanfaat. Mari masyarakat kita membudidayakan tanaman eceng gondok sebagai bahan baku pembuatan pupuk kompos eceng gondok,” ajak Mariana Priska.

Hal senada disamapaikan remannya, Yosafat Duly, yang merasa bahwa program PMW itu membangkitkan kreatifitasnya sebagai mahasiswa. Yosafat mengatakan, dalam proses pembuatan pupuk kompos eceng gondok itu mereka mengalami sedikit tantangan yakni cuaca.

“Satu bulan ini seering turun hujan sehingga proses pengeringan kompos terhambat. Tapi kami tetap semangat bekerja untuk menghasilkan produk yang bermanfaat,” kata Yosafat Duly.

Yosafat Duly, mahasiswa semester 4 prodi Teknologi Industri Hortikultura (TIH), Jurusan Tanaman Pangan Hortikultura (TPH), Politani Negeri Kupang
Yosafat Duly, mahasiswa semester 4 prodi Teknologi Industri Hortikultura (TIH), Jurusan Tanaman Pangan Hortikultura (TPH), Politani Negeri Kupang (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Yosafat Duly mengajak mahasiswa lainnya untuk terlibat juga dalam program PMW sehingga bisa menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus untuk melatih wirausaha dan kreatifitas.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved