Maya Sai dan Aipda Imelda Mella, Warga NTT Terus Berjuang Melawan Penyakit Kanker

Maya Sai dan Aipda Imelda Mella, Warga Asal NTT ini terus Berjuang Melawan Penyakit Kanker.

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
dok Imelda Mella
Aipda Imelda Mella, survivor Kanker asal Provinsi NTT 

Namun Maya memastikan kondisinya hingga saat ini masih sehat-sehat saja. Harapan saya agar saya bisa mendapatakan jawaban bahwa saya sudah terbebas dari kanker, tidak ada penyebaran, semua sel kanker mati, tertidur.

Maya Sai (kedua dari belakang) bersama teman dan keluarganya di Pantai Sanur Bali (dok Maya Sai)
Maya Sai (kedua dari belakang) bersama teman dan keluarganya di Pantai Sanur Bali (dok Maya Sai) (dok Maya Sai)

“Saya optimis bahwa saya pasti akan mendapatkan jawaban itu,” kata Maya.

Maya terus memanej pikirannya agar selalu tetap berpikir positif bahwa dirinya bukan orang sakit, melainkan orang sehat seperti manusia lainnya.

“Saya tidak pernah berpikir atau menunjukkan bahwa saya sedang sakit. Memang agak aneh cara berpikir saya tapi itulah cara berikir saya yang membuat saya tetap bersemangat. Namun pengobatan terus dilakukan,” kata Maya.

Maya berpesan juga kepada pasien kanker agar jangan banyak memikirkan hal-hal yag rumit dan hal yang tidak perlu karena itu akan membuat tubuh menjadi sakit.

“Berpikir sederhana. Jangan berpikir ruwet bahwa seolah-olah pasien kanker sudah tidak punya harapan lagi. Kita harus bepikir bahwa kita ini punya Tuhan, sehingga hidup kita mesti kita jalani dengan keyakinan. Kita harus berpikir bahwa semua ini sudah ada jalannya,” kata Maya.

* Rahasia Pengobatan Kanker

Dokter Laurens David Paulus, Sp.OG(K), dokter kandungan di Kupang mengatakan, sejak dini seorang perempuan harusnya sudah bisa mengetahui tanda tumor atau kanker di tubuhnya. Seperti adanya benjolan di bagian payudara, perut dan kemaluan.

Dokter Laurens David Paulus, Sp.OG(K), dokter kandungan di RS BHayangkara Kupang, RSU Yohannes Kupang dan RS Siloam Kupang
Dokter Laurens David Paulus, Sp.OG(K), dokter kandungan di RS BHayangkara Kupang, RSU Yohannes Kupang dan RS Siloam Kupang (dok dr Laurens Paulus)

Dan gangguan haid yakni perdarahan di luar siklus haid, haid banyak dan memanjang serta perdarahan saat melakukan hubungan badan. Juga adanya keputihan yang berbau, berubah warna dan gatal .

Jika mengalami hal ini disarankan segera periksa ke dokter. “Jangan panik, Lanjutan pengobatan, berdoa. Ingat tetap semangat karena hati yang gembira adalah obat,” pesan dr Laurens.

Keluarga diharapkan bisa memperlakukan orang yang terkena kanker/ tumor dengan baik.

“Keluarga berilah dukungan bagi pasien agar mereka tidak merasa dikucilkan atau merasa sendiri. Jadilah penyemangat dan motivator bagi mereka,” kata dr Laurens yang menyampaikan ucapan selamat Hari Kanker sedunia tanggal 4 Februari 2021.  (novemy leo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
845 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved