dr Cindy Carrissa Primaputri

Setahun Covid19 di Indonesia, Mari Melawan Covid-19 dengan 3M, 3T dan Vaksinasi

Mari Melawan Covid-19 dengan 3M, 3T dan Vaksinasi oleh dr. Cindy Carrissa Primaputri.

Editor: Novemyleo
dok dokter Cindy Carrissa Primaputri
dokter Cindy Carrissa Primaputri 

POSKUPANGWIKI.COM - Mari Melawan Covid-19 dengan 3M, 3T dan Vaksinasi oleh dr. Cindy Carrissa Primaputri.

Sudah 1 tahun Indonesia berperang melawan Covid-19 terhitung sejak tanggal 2 Maret 2020 Indonesia melaporkan kasus pertamanya. Begitu juga dengan NTT, sejak tanggal 10 April 2020 melaporkan kasus pertama Covid-19 dan sampai saat ini masih terus berjuang mengatasi lonjakan kenaikan kasus Covid -19 yang semakin tidak terkendali.

Per tanggal 2 Maret 2021, data yang diperoleh berdasarkan website Pusdalops Provinsi NTT (//www.covid19.nttprov.go.id/), total kasus konfirmasi sebanyak 9412 orang, yang masih dirawat sebanyak 2039 orang, yang sembuh sebanyak 7108 orang dan yang meninggal sebanyak 265 orang.

Sebaran kasus aktif di Provinsi NTT per tanggal 2 Maret 2021 yang paling tinggi masih ditempati Kota Kupang yaitu sebanyak 1079 orang, diikuti Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Flores Timur yang masing-masing sudah melewati angka 100 kasus yaitu 193 orang, 143 orang, 127 orang, dan 116 orang.

Berbagai usaha sedang dan bahkan sudah dilakukan oleh pemerintah termasuk pemerintah Provinsi NTT dan berbagai pihak yang terkait, untuk menekan kenaikan angka kasus baru.

Salah satunya dengan edukasi pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yang sering dikenal dengan 3M, 3T dan Vaksinasi Covid-19. 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan pakai sabun.

Istilah 3M kemudian di tambah menjadi 5M yaitu menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi. 3T yaitu tes, telusur dan tindak lanjut.

Mengapa harus memakai masker? Memakai masker sebagai langkah untuk melindungi diri sendiri dengan mencegah masuknya droplet yang keluar saat seseorang disekitar kita batuk, bersin, berbicara bahkan tertawa dan bernyanyi, sehingga kita tidak tertular.

Sebaliknya, memakai masker juga melindungi orang lain dari droplet yang kita keluarkan, sehingga kita tidak menularkan virus kepada orang lain.

Masker yang dianjurkan oleh WHO adalah masker kain 3 lapis, masker kain SNI, masker medis atau bedah, dan N95. Cara menggunakan masker juga harus tepat yaitu, sebelum menggunakan masker, harus membersihkan tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, meletakan bagian masker yang berwarna di depan, tidak menyentuh bagian depan dan dalam masker, memastikan masker menutup rapat hidung, mulut dan dagu, mengganti bila masker lembab atau basah.

dokter Cindy Carrissa Primaputri bersama rekan kerjanya
dokter Cindy Carrissa Primaputri bersama rekan kerjanya (dok Cindy Carrissa Primaputri.)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved