Cerita Rakyat NTT

Cerita Rakyat NTT : Sumur Limal Omi Antara Orang Buton dan Orang Mota

Cerita Rakyat NTT, Sumur Limal Omi, asal usul SD GMIT Limarahing Antara Orang Buton dan Orang Mota.

Editor: Novemyleo
zoom-inlihat foto Cerita Rakyat NTT : Sumur Limal Omi Antara Orang Buton dan Orang Mota
tribun maluku
Sumur

Cahaya tersebut selalu muncul pada saat mereaka sedang melaut maka tergeraklah hati mereka untuk mencari tahu apa sebenarnya sumber cahaya itu.

Baca juga: Cerita Rakyat NTT Kera dan Buaya, Si Kera Cerdik Menipu si Buaya Jahat

Baca juga: Cerita Rakyat NTT Danau Ranoria Ende, Angker dan ada Belut Raksana  

Baca juga: Cerita Rakyat NTT Raja Udang dan Sisir Perak si Gadis Desa Noemuti Kabupaten TTU

Baca juga: Cerita Rakyat NTT : Tuik Nenok dan Skau Ana, Sejarah Gunung Fatuleu Kabupaten Kupang

Akhirnya mereka tahu bahwa cahaya itu berasal dari patulan sebuah benda pusaka yang berasal dari sebuah kampung yang letaknya jauh di gunung.

Ternyata apa yang diduga itu benar. Benda itu tidak lain dua buah emas yang berbentuk cakram bergaris tengah.

Kedua emas itu seolah-olah memiliki kekuatan gaib sehingga pada malam hari benda itu mengeluarkan cahaya menjadikan langit diatas kampung itu sangat terang.

Tetapi anehnya orang di kampung tersebut tidak melihatnya.

Pada suatu ketika orang-orang Buton ini ingin pulang ke kampung halannya karena mereka sudah rindu pada kampung halamannya.

Oleh karena itu orang Limahing menawarkan untuk membeli sumur yang mereka gali itu. Tetapi orang Buton tidak mau dibayar dengan gong atau moko.

Mereka ingin sumur tersebut dibayar dengan benda yang mengeluarkan cahaya setiap malam diatas sebuah kampung.

Berita tentang penjualan sumur itu sampai di Kampung Mota yang letaknya ditengah gunung maka terjadilah tawar menawar antara orang Buton dan orang Mota.

Akhirnya terdapat suatu kesepakatan, orang Mota mengantar satu dari kedua emas itu dan diserahkan kepada orang Buton.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved