Cerita Rakyat NTT

Cerita Rakyat NTT : Salkupei dari Alor Puteri Puitang Hilang Tangei Barei Keringkan Air Laut

Cerita Rakyat NTT : Salkupei dari Alor, Puteri Puitang Hilang, Tombak Tangei Barei Keringkan Air Laut.

pinteres.com
laut kering 

Tangei Barei duduk di sebuah mata air dekat rumah Raja Pandai.

Anjing Lik Lak betingkah seolah-olah menemukan sesuatu dengan gerak gerik ekornya dan menemui Puteri Puitang.

Puteri Puitang tercengang dan bertanya dalam hatinya:  "Anjing Lik Lak itu datang dengan siapa? dan dengan apa dia datang kesini?"

Tidak lama kemudian datang seorang pembantu memberitahukan kepada Puteri Puitang bahwa ada seorang Bapak duduk di dekat mata air.

Ternyata apa yang diduga betul, karena yang duduk itu adalah Bapaknya sendiri.

Ia berlari menghampiri Raja Pandai dan bersama-sama merayakan pesta perkawinan mereka.

Setelah selesai pesta mereka tinggal bersama-sama selama satu bulan.

Saat Bapak Tangei Barei pulang ke kampungnya di Siberlah dia diberi satu buah moko bernama Salkupei, sebagai belis.

Setelah itu Raja Pandai dan Puteri Puitang mengantar Bapak Tangei Barei di Pantai Siberla dan Raja Pandai dan Puteri Puitang kembali ke Pandai. (*)

Dilansir poskupangwiki.com dari buku Himpunan Cerita Rakyat NTT Seri I yang dibuat oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Arkelogi Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Provinsi NTT, Tahun 2004.

Ikuti kami di
Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved