Cerita Rakyat NTT

Cerita Rakyat NTT : Lakomola si Burung Penolong dari Kabupaten Rote Ndao

Cerita Rakyat NTT, Lakomola si Burung Penolong Cerita Rakyat dari Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Editor: Novemyleo
tribun
ilustrasi burung. Cerita Rakyat NTT, Lakomola si Burung Penolong dari Kabupaten Rote Ndao. 

POSKUPANGWIKI.COM - Cerita Rakyat NTT, Lakomola si Burung Penolong dari Kabupaten Rote Ndao.

Pada zaman dahulu Manusia belum mengenal apa-apa. Tiap hari mreka pergi mencari hasil hutan untuk mereka makan dan bertahan hidup baik di hutan-hutan atau di padang luas.

Mereka hidup dari ubi dan daging binatang hutan. Pada waktu mereka belum mengenal api untuk memasak.

Mereka belum mengenal singkong botok, jagung rote dan juga belum mengenal pisau atau parang dan lain-lain sehingga mereka masih menggunakan sabtu pengganti pisau atau parang.

Suatu ketika seorang bernama Ina Seuk pergi mencari makanan di hutan dari pagi sampai sore tetapi tidak mendapatkan hasil (pulang tangan kosong).

Dia terlalu lelah dan tidak dapat menangkap binatang hutan. Karena kecapaian dia duduk di bawah suatu pohon dan merenung akan ketidak berhasilnya walaupun ia telah berusaha dengan susah payah.

Ia berkata dalam hatinya, "Untuk mengisi perut dan juga untuk mencari bahan penutup badan saja sangat susah. Saat ini saya sangat lelah dan terlalu lapar."

Tiba-tiba datanglah seekor burung besar, terbang dan hinggal di depan Ina Seuk dan berkata, "Mengapa sampai kamu duduk disini? Saya melihat engkau terlalu bersedih."

Burung itu berkata lagi pada Ina Seuk katanya, "Saya melihat engkau berjalan dari tempat yang jauh."

Kata Ina Seuk, "Saya sangat capek mencari hasil hutan tetapi tidak mendapatkannya."

Ina Suek kemudian diam tak berkata apa-apa. Kesulitan hidup ini tetap menimpa kami. Sekarang ini mulai diingatnya bahwa orang tua mereka memelihata atau membesarkan mereka dengan daging binatang hutan dna ubi hutan sampai sekarang ni.

Burung yang bernama Lakamola itu bercerita pada Ina Seuk bahwa yang menjadi raja di hutan ini dialah, burung itu.

Lakamola berkata kepada  Ina Seuk, "Jika engkau percaya saya, maka mata pencaharian kamu berhasil baik, tidak sama seperti hari-hari yang lalu."

Kemudian Ina Seuk berkata kepada Lakamoda.

"Jika engkau membantu saya maka apapun yang engkau perintahkan akan saya lakukan dengan hati yang bersih dan tenang. Saya akan katakan kepada anak cucu yang kemudian supaya mereka ingat.

Lalu Lakomola berkata," Kalau betul demikian engkau bisa pulang kerumahmu."

"Tiap dua atau tidak hari harus engkau datang di tempat ini supaya saya membantu engkau mencari hasil. Jadi walaupun dalam kekurangan kesusahan dapat menjadi ringan karena saling membantu."

Setelah itu Ina Seuk kembali ke rumahnya dan tiga hari kemudian Ina Seuk kembali lagi ke tempat itu. Dan disitu terlihat satu sarang yang didalamnya terdapat telur.

ilustrasi burung. Cerita Rakyat NTT, Lakomola si Burung Penolong dari Kabupaten Rote Ndao.
ilustrasi burung. Cerita Rakyat NTT, Lakomola si Burung Penolong dari Kabupaten Rote Ndao. (tribun)

Lalu Lakomola menyuruh Ina Seuk berdiri dan berjanji lagi bahwa "Harus tiga hari lagi baru engkau datang kembali."

Sesuia dengan janji maka tiga hari kemudian Ina Seuk datang lagi di tempat itu ternyata telur itu sudah menetas.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved