KTAS Ajari Perempuan Manajemen Pemasaran, Permodalan dan Administrasi Keuangan

KTAS Ajari Perempuan Tentang Manajemen Pemasaran, Permodalan dan Pencatatan Administrasi Keuangan

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO
Kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang. 

POSKUPANWIKI.COM - KTAS NTT Ajari Perempuan Tentang Manajemen Pemasaran, Permodalan dan Pencatatan Administrasi Keuangan

Koordinator KTAS NTT, Ansy D Rihi Dara, SH dalam sambutannya mengatakan, setiap orang  memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk perlahan- lahan mencapai suatu perubahan dengan cara menciptakan suasana dan berbagai kegiatan yang memungkinkan potensi masyarakat untuk berkembang menuju suatu perubahan yang lebih baik adalah kewajiban semua orang, yang harus dilakukan dengan dukungan oleh orang lain. 

Memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat  serta membuka akses dan peluang  kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya merupakan suatu tindakan yang sebenarnya telah memberi ruang kepada masyarakat untuk dengan sendirinya memanfaatkan dan melindungi potensi yang dimilikinya. 

"Untuk itu dalam rangka mendukung usaha masyarakat desa terutama Kelompok perempuan dalam menjalankan berbagai jenis usaha yang digeluti agar lebih berkembang dan memajukan kesejahteraan masyarakat pada sektor ekonomi, tentunya sangat dibutuhkan suatu menejeman kelompok yang baik dalam menjalankan usahanya," kata Ansy D. Rihi Dara, SH. 

Koordinator KTAS NTT, Ansi Rihi Dara, SH, dalam kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang.
Koordinator KTAS NTT, Ansi Rihi Dara, SH, dalam kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang. (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Dari pengamatan di lapangan dengan mendampingi kelompok perempuan di desa bahwa selama ini mereka tetap menjalankan usaha, namun kendala yang mereka alami yakni kurangnya penataan menejeman kelompok yang dimiliki secara baik. 

Dengan kondisi tersebut, usaha yang dijalankan oleh perempuan masih terlihat sangat minim dan jauh dari harapan mereka dikarenakan kurangnya penataan menejemen kelompok,  mereka hanya menjalankan usaha mereka untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga tanpa ada pengelolaan menejeman.

"Berdasarkan pendampingan terhadap kelompok-kelompok perempuan di 12 desaintervensi Konsorsium Timor Adil Setara, masih ada kelemahan dan hambatan-hambatan yang dihadapi perempuan dalam mengelola kelompok usaha mikronya," kata Ansy D Rihi Dara.

Hal ini disebabkan karena persoalan SDM dimana pada umumnya kelompok belum memahami tentang manajemen seperti membangun visi/misi, mengidentifikasi struktur organisasi yang cocok, mengelola SDM, dll.

Kelompok-kelompok usaha perempuan ini masih berada pada tahap yang  sangat awal dari usaha produksinya sehingga perlu didukung melalui pelatihan manajemen untuk mendukung usaha mereka supaya berhasil.

Mempertimbangkan betapa pentingnya penataan menejeman usaha kelompok yang baik maka, Konsorsium Timor Adil Setara NTT yang anggotanya terdiri dari Perkumpulan Relawan CIS Timor, LBH Apik  NTT, Bengkel APPeK, Sanggar Suara Perempuan TTS, YABIKU  NTT, KPI Sekwil NTT dan Lopo Belajar Gender bekerja sama dengan OXFAM dalam program I WIL memandang penting untuk melakukan Peningkatan Kapasitas tentang Menejemen usaha kelompok Perempuan.

Kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang.
Kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang. (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Pemahaman dan Pengetahuan kelompok Perempuan tentang menajemen usaha meliputi manajamen keuangan, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, permodalan, pencatatan administrasi keuangan.

Untuk mendorong Kelompok Perempuan memiliki arah dalam menjalankan usaha  Kelompok yang terukur dan terencana dengan baik.

Untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tata Kelola kelompok untuk usaha produktif, sehingga dapat berkembang baik dalam pengelolaan manajamen keuangan, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, permodalan, pencatatan administrasi keuangan dan lainnya.

Untuk meningkatkan daya kritis dan membangun semangat kepemimpinan perempuan dalam kelompok usaha kecil sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan.

Ansi berharap kegiatan ini bisa membuat para perempuan paham tentang manajemen usaha kelompok dan kepemimpinan perempuan dalam usaha ekonomi mikro; mampu melakukan perencanaan usaha kelompok yang terarah dan berkelanjutan, meningkatkan kemampuan dan Ketrampilan dalam pengelolaan kelompok usaha produktif sehingga dapat  berkembang dengan baik; terjadi peningkatan pendapatan ekonomi perempuan dalam rumah tangga.

Kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang.
Kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang. (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan perempuan yang ada di wilayah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Timor Tengah Utara dan dikemas secara  during, Kamis hingga  Jumat (18-19/3/2021) di Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang.

Kegiatan ini digagas oleh Konsorsium Timor Adil dan Setara NTT atau KTAS NTT: LBH APIK, Bengkel Appek, CIS Timor, SSP TTS, KPI NTT, YABIKU NTT.

Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber yakni Edonajov Bangngu membahas tentang   Pengalaman dan Tantangan  Pendampingan Kelompok usaha  Perempuan; Alfred Ena Mau (Akademisi Undana), membahas tentang Konsep manajemen  Usaha bagi Kelompok Perempuan Usaha Kecil, Tantangan dan Peluang.

Pembicara dalam kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang.
Pembicara dalam kegiatan peningkatan kapasitas manejemen usaha kelompok perempuan di 3 kabupaten di NTT, yang digelar KTAS NTT sejak Kamis hingga Jumat (18-19/3/2021) di Kristal Hotel Kupang. (POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO)

Dan Ferderika Tadu Hungu (Konsorsium Timor Adil Setara) yang membahas tentang Pengenalan Analisis Gender Sarah Longwe untuk Membangun Kepemimpinan Perempuan dalam Kelompok Usaha Kecil oleh. 

Peserta yang akan terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 25 orang Laki-Laki dan Perempuan yang berasal dari keterwakilan masing  masing 1 Orang dari Kelompok Perempuan di 12 desa di 3 Kabupaten yakni Kabupaten Kupang yakni Desa Oebelo, Desa Oesena, Desa Oelomin, Desa Tunfeu, Desa Nekbaun,  dan Desa Niukbaun; Kabupaten TTS yakni Desa Biloto, Desa Ajaobaki, Desa Oelet dan Desa Oeekam dan Kabupaten TTU yakni Desa Kuanek dan Desa Maubesi. (poskupangwiki.com, novemy leo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved