Bencana Alam di NTT

Pasca Badai Seroja, Gubernur NTT Viktor Laiskodat

Pasca Badai Siklon Tropis Seroja, Gubernur NTT Viktor Laiskodat "Semprot" Bupati Kupang dan Pecat Kepala BPBD NTT, Ini Alasannya. 

Editor: Novemyleo
kolase pos kupang/ novemy leo
Pasca Badai Siklon Tropis Seroja, Gubernur NTT Viktor Laiskodat "Semprot" Bupati Kupang dan Pecat Kepala BPBD NTT, Ini Alasannya.  

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Pasca Badai Siklon Tropis Seroja, Gubernur NTT Viktor Laiskodat "Semprot" Bupati Kupang dan Pecat Kepala BPBD NTT, Ini Alasannya. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPBD NTT), Thomas Bangke dicopot dari jabatannya oleh Gubernur Viktor Laiskodat pada Rabu, 7 April 2021.

Selain itu, Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Masneno juga mendapat 'pembinaan' dari Gubernur Viktor Laiskodat usai rapat koordinasi virtual bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo di Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Seroja di Aula El Tari Kompleks Kantor Gubernur NTT, Rabu malam.

Bupati Korinus 'disemprot' Gubernur Viktor Laiskodat karena lambannya penanganan bencana di wilayahnya.

Selain itu, sistem pendataan dan pelaporan yang buruk dari BPBD Kabupaten Kupang terkait bencana dan dampak serta korban.

Gubernur Viktor bahkan meminta Bupati Korinus untuk mencopot Kepala BPBD Kabupaten Kupang.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat kegiatan Panen Perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari Kabupaten Kupang pada Rabu (12/8/2020).
Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat kegiatan Panen Perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari Kabupaten Kupang pada Rabu (12/8/2020). (humas Pemprop NTT)

Dalam kunjungan selama dua kali ke daerah yang terdampak bencana di Kabupaten Kupang, Gubernur Viktor mendapati masyarakat dan korban yang terdampak bencana "tidak diurus" dengan baik oleh pemerintah Kabupaten Kupang.

Baca juga: Harga Bahan Bangunan Naik Pasca Bencana Seroja, Lapor ke Gubernur NTT Viktor Laiskodat 

Baca juga: Obat dan Selimut dari Melchias Markus Mekeng untuk Korban Banjir Bandang di Adonara NTT

Kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dari Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT, Gubernur mengingatkan tidak boleh ada satupun masyarakat yang tidak terurus dengan baik, apalagi masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana.Ia mengaku, harus mengintervensi

"Apa yang terjadi di Kabupaten Kupang yang kami terpaksa harus intervensi disana. Itu kita tidak mau satupun masyarakat NTT mengalami masalah karena tidak sempat diurus," ungkap Viktor.

Pemecatan Kepala BPBD NTT Thomas Bangke itu dibenarkan Sekda NTT Ir Benediktus Polo Maing.

Fakta-fakta pemecatan:

1. Sudah Ada Surat Pemecatan

Sekda Polo Maing menjelaskan, surat keputusan pemberhentian (pemecatan) Kepala BPBD NTT itu sudah ditandatangani.

2. Dinilai tak respon cepat bencana

Polo Maing menyebut, berdasarkan penilaian Gubernur, Kepala BPBD kurang memiliki respon cepat dalam kondisi tanggap darurat bencana saat ini.

"Iya, sudah (pemecatan). Baru ditandatangani juga. Alasannya, dalam kondisi dan situasi seperti ini, Pak Gub menilai respon cepat (dari Kepala BPBD) kurang," jawab Polo Maing ketika ditanya wartawan.

3. Isyak Nuka Jadi Pengganti

Sebagai gantinya, Gubernur Viktor Laiskodat menunjuk Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka menjadi penggantinya.

Bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur merenggut banyak korban jiwa.

Sebanyak 61 warga NTT dilaporkan masih hilang akibat bencana itu sejak Sabtu, 3 April 2021.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved