Waisak Hari Raya Umat Buddha, Sejarah dan Trihari Suci

Waisak Hari Raya Umat Buddha. Setiap budaya Buddhis memiliki tradisi masing-masing untuk Waisak.

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
tribun pontianak
perayaan waisak 

POSKUPANGWIKI.COM - Waisak Hari Raya Umat Buddha. Setiap budaya Buddhis memiliki tradisi masing-masing untuk Waisak.

Nama Waisak sendiri berasal dari salah satu bulan penanggalan India kuno yang juga disebut Vesakha, Vesak, atau Wesak.

Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Buddha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. 

Nama ini diambil dari bahasa Pali "Wesakha", yang pada gilirannya juga terkait dengan "Waishakha" dari bahasa Sanskerta. 

Di beberapa tempat disebut juga sebagai "Hari Buddha".

Tanggal perayaan Waisak berubah setiap tahun karena terjadi pada saat bulan purnama pertama dari bulan lunar kuno Waisak, yang biasanya jatuh pada bulan Mei atau awal Juni.

Saat hari Waisak tiba, umat Buddha di sana akan berbondong-bondong menuju tempat kelahiran Buddha, Lumbini.

Pada awalnya umat Buddha tidak percaya pada Tuhan yang menciptakan dunia dan se-isinya.

Mereka percaya pada adanya ajaran seorang pria bernama Siddhartha Gautama yang juga dikenal sebagai Buddha.

Melansir dari bbc.co.uk, Siddhartha Gautama diyakini sebagai pangeran yang lahir dari keluarga kaya di tempat yang sekarang disebut Nepal pada abad ke-5 SM.

perayaan waisak
perayaan waisak (tribun)

Halaman selanjutnya

Siddhartha Gautama menyadari bahwa kekayaan ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved