Mengharukan, Cinta Pasangan Beda Negara Afghanistan & Sabu Raijua Indonesia Tak Bisa Bersatu

Cinta Pasangan Kekasih Beda Negara Afghanistan dan Sabu Raijua Indonesia Tak Bisa Disatukan dalam Pernikahan Karena Alasan Ini.

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
dok rudenim kupang
Kedua pasang kekasih beda negara AS (kanan), pengungsi asal Afghanistan yang menempati shelter di Kupang dengan EWR, perempuan asal Kabupaten Sabu Raijua Provinsi NTT, Indonesia, saat di Sabu Rajua. 

POSKUPANG.COM -  Cinta Pasangan Kekasih Beda Negara Afghanistan dan Sabu Raijua Indonesia Tak Bisa Disatukan dalam Pernikahan Karena Alasan Ini.

Kedua pasang kekasih beda negara itu adalah AS, pengungsi asal Afghanistan yang menempati shelter di Kupang dengan dan EWR, perempuan asal Kabupaten Sabu Raijua Provinsi NTT.

Mereka akan melangsungkan pernikahan tanggal 10 Juni 2021 ini, namun akhirnya batal karena alasan hukum yang berlaku di Indonesia.

Pasalnya, pernikahan campur antar negara ini tidak bisa dilakukan karena calon pengantin pria, AS masih berstatus pengungsi dan tak memiliki surat-surat resmi sebagai syarat untuk melangsungkan pernikahan di Indonesia.

Padahal persiapan pernikahan di Gereja sudah dilakukan di Kabupaten Sabu Raijua oleh keluarga calon pengantin perempuan. Bahkan acara adat, Kenoto sudah berlangsung.

Informasi yang dihimpun pos-kupang.com menyebutkan, awal Juni atau beberapa hari sebelum pernikahan berlangsung, calon pengantin laki-laki yang adalah pengungsi asal Afghanistan itu sudah meninggalkan Hotel Lavender Kupang, tempat tinggalnya selama ini. AS kemudian berangkat ke Kabupaten Sabu Raijua. 

Karena beberapa hari tak kembali ke shelter, pihak rudenim mencari tahu keberadaan AS dan mengetahui bahwa AS akan melangsungkan pernikahan di Sabu Ruijua. Dan akhirnya pernikahan itu dibatalkan.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi kupang Heksa Asik Soepriyadi, SH kepada pos-kupang.com, Senin (7/6/2021) tengah malam mengatakan, Senin (7/6/2021) 12.00 wita bertempat di Desa Raenalulu RT / RW 001 / 001, Kecamatan Sabu Barat , Kabupaten Sabu Raijua telah dilaksanakan penggalangan terhadap orang asing yang merupakan seorang imigran di bawah pengawasan imigrasi.

Kedua pasang kekasih beda negara AS (kanan), pengungsi asal Afghanistan yang menempati shelter di Kupang dengan EWR, perempuan asal Kabupaten Sabu Raijua Provinsi NTT, Indonesia, saat di Sabu Rajua.
Kedua pasang kekasih beda negara AS (kanan), pengungsi asal Afghanistan yang menempati shelter di Kupang dengan EWR, perempuan asal Kabupaten Sabu Raijua Provinsi NTT, Indonesia, saat di Sabu Rajua. (dok rudenim kupang)

"Pers Sat IK menjelaskan dan memberikan pemahaman tentang kejelasan status imigran tersebut karena statusnya yang masih dalam pengawasan Imigrasi dan tidak boleh melakukan perjalanan ke luar Kupang tanpa sepengetahuan Pihak Imigrasi," jelas Heksa.

Berdasarkan hal tersebut, pada pukul 19.00 Wita Pers Sat IK bersama Ketua Klasis Sabu Barat atas nama Pdt Herison Here Wila, S.Th mengantar imigran tersebut bersama pacarnya ke Pelabuhan Seba untuk berangkat ke Kupang menggunakan jasa penyebrangan laut kapal Cantika Lestari 9C.

Sumber: Pos Kupang

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved