Workshop Hasil RCA untuk Unpaid Care Work atau Pekerjaan Perawatan Tak Berbayar

Workshop Hasil RCA untuk Unpaid Care Work atau Pekerjaan Perawatan Tak Berbayar, Itu Tugas Siapa?

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
POSKUPANGWIKI.COM/ NOVEMY LEO
KTAS NTT – Pengurus Konsorsium Timor Adil dan Setara (KTAS) NTT dan pembicara dalam Workshop Peluncuran Hasil RCA atau rapid care analysis untuk mengetahui konteks kerja tak berbayar di wilayah dampingan, akhir Juni lalu. 

POSKUPANGWIKI.COM - PEKERJAAN rumah tangga merupakan peran yang menuntut perempuan mencurahkan waktu, pikiran dan energi yang besar. Akibatnya, perempuan menjadi tidak bebas dalam melakukan peran ekonomi dan sosial.

Dalam konteks wilayah yang masih menganut sistem patriarkhat, di NTT urusan rumah tangga menjadi urusan mutlak bagi perempuan.

Urusan rumah tangga juga meliputi kerja-kerja perawatan keluarga dan komunitas seperti mengasuh anak, merawa lansia, orang sakit dan orang difabel, menyediakan makanan untuk keluarga, mencuci baju dan membersihkan rumah dan yang lainnya.

Pekerjaan-pekerjaan perawatan ini dinilai sebagai pekerjaan non produktif karena tidak menghasilkan uang.

“Norma sosial dalam budaya Partiarkhat senantiasa memandang pekerjaan domestik atau kerja perawatan yang tidak dibayar sebagai kewajiban perempuan. Dan pekerjaan domestik telah menciptakan beban ganda bagi perempuan dan sejumlah ketidakadilan berbasis gender,” kata Ansi Rihi Dara, SH, Koordinator Konsorsium Timor Adil dan Setara (KTAS) NTT.

Bagaimana para pengambil kebijakan mengakui dan menaruh perhatian atas masalah perawatan akan membawa implikasi penting bagi pencapaian kesetaraan gender yakni memperluas kapabilitas dan pilihan perempuan dan laki-laki, ataukah hanya membatasi perempuan pada peran tradisional terkait dengan feminitas dan keibuan.

Dan selama ini OXFAM di Indonesia dalam proyek I WIL atau Indonesia Women in Leadership yang didukung oleh Pemerintah Australia telah  berupaya mengkampanyekan tentang pekerjaan perawatan tak berbayar atau Unpaid Care Work (UCW) dalam wilayah dampingan di NTT.

Sejalan dengan upaya tersebut, Oxfam Indonesia melalui KTAS NTT melakukan sebuah riset RCA atau rapid care analysis untuk mengetahui konteks kerja tak berbayar di wilayah dampingan.

Proses riset RCA sejak bulan Maret 2021 menghasilkan hasil RCA yang menjadi evidence advocacy bagi upaya pemberdayaan perempuan dan penghargaan atas kerja-kerja perempuan terkait kerja keperawatan atau kerja-kerja tak berbayar.

Sejalan dengan hasil RCA, KTAS NTT dalam dukungan Oxfam Indonesia dan DFAT melakukan Workshop Peluncuran Hasil RCA tersebut di Kupang sejak 29-30 Juni 2021.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved