SEJUK Serukan Jurnalisme Damai Bagi Kelompok Minoritas di NTT

Serikat Jurnalis untuk Keberagaman atau SEJUK Menyerukan Jurnalisme Damai Bagi Kelompok Minoritas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
dok sejuk
Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Kupang, Hasyim Ashari (baju hitam) menerima kunjungan Sejuk dan kelompok minoritas di NTT ke Redaksi Pos Kupang, Senin (23/8/2021) siang. 

POSKUPANGWIKI.COM - Serikat Jurnalis untuk Keberagaman atau SEJUK Menyerukan Jurnalisme Damai Bagi Kelompok Minoritas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Perempuan bernama Ela berusaha menaiki tangga untuk sampai ke ruang Activity Digital Harian Pos Kupang, Senin (22/8/2021) siang. Deri, pendampingnya berusaha membantu tapi Ela menolaknya.  

“Biar saja sendiri, saya bisa,” katanya sambil terus berusaha menaiki tangga satu demi satu hingga sampai di lantai 2 Redaksi Pos-Kupang. Kemudian dia memasuki ruang rapat redaksi.

Ela adalah salah satu penyandang disabilitas yang berada di Yayasan Disabilitas Transfigurasi Tabor Mulia (YTTM). Hari itu Ela datang bersama sejumlah teman-teman dari kelompok minoritas seperti  Independen Man Of Flobamora atau IMOF NTT, Komunitas Pelangi Kota Karang, Umma Yamme Marapu Sumba Barat, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Kupang.

Ikut mendampingi mereka pihak Serikat Jurnalis untuk Keberagaman atau Sejuk, yakni Tantowi Anwari selaku Manajer Program di Sejuk, Yuni Pulungan, Maulidya, Fitriani Utami Dewi. Hadir juga Ningsih Bunga dari Komunitas Orang Muda Lintas Agama atau Kompak.

Mereka diterima oleh Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Hasyim Ashari; Koordinator liputan, Ferry Djahang; Koordinator online, Any Toda dan News Editor, Novemy Leo. Selama sekitar satu jam, mereka berdialog tentang kebijakan media dalam memberi ruang pemberitaan kepada kelompok minoritas di Provinsi NTT.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Kupang, Hasyim Ashari (baju hitam) bersama Seriat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) dan kelompok minoritas di NTT ke Redaksi Pos Kupang, Senin (23/8/2021) siang.
Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Kupang, Hasyim Ashari (baju hitam) bersama Seriat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) dan kelompok minoritas di NTT ke Redaksi Pos Kupang, Senin (23/8/2021) siang. (dok sejuk)

Tantowi mengatakan, Pos Kupang adalah media yang berada di kelompok tribun media dan Kelompok Kompas Gramedia sehingga dia sangat berharap ada ruang cukup bagi kelompok minoritas dalam menyuarakan hak-haknya.

“Selalu kami ingin berkunjung ke Pos Kupang. Kami percaya meskipun di awal banyak teman yang mengkritik pemberitaan tribun tapi selalu kita terus berdiskusi dan selalu ada harapan.  Pengaruh tribun besar sekali maka saat di Kupang, kami berharap selalu berjumpa dengan teman-teman tribun Pos Kupang,” kata Tantowi.

Perjumpaan dengan teman media bisa mempertemukan apa yang menjadi kebijakan Redaksi Pos Kupang dengan apa yang menjadi harapan dari teman-teman komunitas rentan di NTT.

Beberapa waktu lalu Sejuk telah berdialog dengan kelompok minoritas dalam acara Workshop Advokasi Media untuk Komunitas dengan tema Membangun Ruang Aman Untuk Kelompok Minoritas di Daerah, tanggal 21 - 22 Agustus 2021.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved