Daftar Desa di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat

Daftar Desa di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Editor: Novemyleo
tribun
lokasi wisata di Provinsi Kalimantan Barat 

POSKUPANGWIKI.COM - Daftar Desa di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Kendawangan adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Kota Kendawangan adalah sebuah kota kecil di Kalimantan Barat, Indonesia. Kendawangan adalah sebuah kota kecil yang berada di ujung selatan provinsi Kalimantan Barat. Luas wilayah 7.120 km2, jumlah penduduk 181.585 Jiwa.

Pertambangan dan perkebunan merupakan bidang yang paling banyak menyumbang kas daerah.

Pertambangan yang ada di kendawangan adalah timah hitam, emas, intan, biji besi, alumunium (bauksit), nikel, dll.

Sedangkan untuk sektor perkebunan, Kelapa sawit mandominasi selurh wilayah kendawangan.

Berikut pembagian wilayah di Kendawangan:

Pertambangan 34%
Perkebunan 52%
Pemukiman 6%
Lain-lain 8%.

Berikut Daftar 12 Desa di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia yang dilansir poskupangwiki.com dari laman wikipedia indonesia : 

1. Desa Air Hitam Besar

2.Desa Air Tarap

3. Desa Bangkal Serai

4. Desa Banjar Sari

5. Desa Danau Buntar

6. Desa Kendawangan Kanan

7. Desa Kendawangan Kiri

8. Desa Pangkalan Batu

9. Desa Selimantan Jaya

10. Desa Suka Damai

11. Desa Suka Harapan

12. Desa Sungai Jelayan

PROFIL KABUPATEN KETAPANG 

SEJARAH 

Masa pemerintahan Hindia Belanda

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, sejak tahun 1936 Kabupaten Ketapang adalah salah satu daerah (afdeling) yang merupakan bagian dari Keresidenan Kalimantan Barat (Residente Western Afdeling van Borneo) dengan pusat pemerintahannya di Pontianak.

Kabupaten Ketapang ketika itu dibagi menjadi tiga Onder Afdeling, yaitu:

Sukadana, berkedudukan di Sukadana
Matan Hilir, berkedudukan di Ketapang
Matan Hulu, berkedudukan di Nanga Tayap
Masing-masing Onder Afdeling dipimpin oleh seorang Wedana.

Tiap-tiap Onder Afdeling dibagi lagi menjadi Onder Distrik, yaitu:

Sukadana terdiri dari Onder Distrik Sukadana, Simpang Hilir dan Simpang Hulu
Matan Hilir terdiri dari Onder Distrik Matan Hilir dan Kendawangan
Matan Hulu terdiri dari Onder Distrik Sandai, Nanga Tayap, Tumbang Titi dan Marau
Masing-masing Onder Distrik dipimpin oleh seorang Asisten Wedana.

Afdeling Ketapang terdiri atas tiga kerajaan, yaitu:

Kerajaan Matan yang membawahi Onder Afdeling Matan Hilir dan Matan Hulu
Kerajaan Sukadana yang membawahi Onder Distrik Sukadana
Kerajaan Simpang yang membawahi Onder Distrik Simpang Hilir dan Simpang Hulu
Masing-masing kerajaan dipimpin oleh seorang Panembahan. Sampai tahun 1942, wilayah-wilayah ini dipimpin oleh:

Kerajaan Matan oleh Gusti Muhammad Saunan dan sekarang dipimpin Raja PRK Haji Gusti Kamboja
Kerajaan Sukadana oleh Tengku Betung
Kerajaan Simpang oleh Gusti Mesir
 
Keraton Saunan
Masa Pendudukan Jepang

Masa pemerintahan Hindia Belanda berakhir dengan datangnya bala tentara Jepang pada tahun 1942. Dalam masa pendudukan tentara Jepang, Kabupaten Ketapang masih tetap dalam status Afdeling, hanya saja pimpinan langsung diambil alih oleh Jepang.

Pemerintahan pendudukan Jepang yang berakhir kekuasaannya pada tahun 1945 diganti oleh Pemerintahan Tentara Belanda (NICA). Pada masa ini bentuk pemerintahan yang ada sebelumnya masih diteruskan.

Kabupaten Ketapang berstatus Afdeling yang disempurnakan dengan Stard Blood 1948 No. 58 dengan pengakuan adanya Pemerintahan swapraja.

Pada waktu itu Kabupaten Ketapng terbagi menjadi tiga pemerintahan swapraja, yaitu Sukadana, Simpang dan Matan, kemudian semua daerah swapraja yang ada digabungkan menjadi sebuah Federasi.

Pembentukan Kabupaten Ketapang pada masa Pemerintahan Republik Indonesia adalah berdasakan Undang-undang Nomor 25 tahun 1956 yang menetapkan status Kabupaten Ketapang sebagai bagian Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh seorang Bupati.

Geografi

Kabupaten Ketapang merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Barat, terletak di antara garis 0º 19’00” - 3º 05’ 00” Lintang Selatan dan 108º 42’ 00” - 111º 16’ 00” Bujur Timur.

Dibandingkan kabupaten lain di Kalimantan Barat, Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas, memiliki pantai yang memanjang dari selatan ke utara dan sebagian pantai yang merupakan muara sungai, berupa rawa-rawa terbentang mulai dari Kecamatan Teluk Batang, Simpang Hilir, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Pulau Maya Karimata, sedangkan daerah hulu umumnya berupa daratan yang berbukit-bukit dan diantaranya masih merupakan hutan.

Sungai terpanjang di Kabupaten Ketapang adalah Sungai Pawan yang menghubungkan Kota Ketapang dengan Kecamatan Sandai, Nanga Tayap dan Sungai Laur serta merupakan urat nadi penghubung kegiatan ekonomi masyarakat dari desa dengan kecamatan dan kabupaten.

Batas Wilayah

Utara : Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sanggau
Timur : Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Sintang
Selatan : Laut Jawa
Barat : Selat Karimata dan Kabupaten Kayong Utara

Topografi

Daerah pantai memanjang dari utara ke selatan dan daerah aliran sungai merupakan dataran berawa-rawa, yakni mulai dari kecamatan Telok Batang, Simpang Hilir, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Pulau Maya Karimata.

Sedangkan wilayah perhuluan umumnya berupa daerah berbukit-bukit. Sungai terpanjang di Kabupaten Ketapang adalah sungai Pawan. Juga terdapat sungai-sungai besar lainnya, yakni sungai Merawan , Kendawangan dan Jelai.

Geologi

Jenis tanah yang terdapat di Kabupaten Ketapang berupa tanah podsolik merah kuning, litosol/regosol, latosol, andosol dan organosal.

Tanah podsolik merah kuning terdapat di daerah hulu bagian tengah, memanjang dari utara ke selatan, meliputi kecamatan:

1. Kecamatan Tumbang Titi

2. Kecamatan Jelai Hulu

3. Kecamatan Marau

4. Kecamatan Simpang Hulu

5. Kecamatan Sandau

6. Kecamatan Nanga Tayap

7.  Kecamatan Sungai Laur

Sebagian kecamatan Manis Mata
Tanah litosol/rigosol terdapat di daerah hulu agak ke timur, sebagian besar terdapat di kecamatan:

Sungai Laur
Simpang Hulu
Sandai
Nanga Tayap

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved