Orang Sikka Flores NTT Keturunan dari India? Ini Sejarah Suku Sikka

Suku Sikka adalah komunitas adat yang berada di Kabupaten Sikka, di Flores Timur Tengah, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Penulis: Novemyleo
Editor: Novemyleo
tribun
Pakaian Adat Sikka 

POSKUPANGWIKI.COM - Orang Sikka Flores NTT Keturunan dari India? Ini Sejarah Suku Sikka.

Suku Sikka adalah komunitas adat yang berada di Kabupaten Sikka, di Flores Timur Tengah, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Jumlah orang Sikka diperkirakan sekitar lebih dari 350.000 orang. Menurut sebuah sumber menyatakan bahwa daerah asal orang Sikka adalah di Kecamatan Bola, lela, Maumere, dan Kewapente.

Dilansir poskupangwiki.com dari laman wiki pedia indonesia, Nama Sikka diperkirakan berasal dari kata Sikh. Sikh adalah nama sebuah kelompok yang ada di India.

Pendapat ini dikarenakan adanya beberapa kesamaan orang Sikka dengan penduduk Sikh misalnya cara perempuan Sikka memakai sarung sama dengan cara orang India menggunakan sarung.

Pakaian Adat Sikka
Pakaian Adat Sikka (tribun)

Selain itu hidungnya yang mancung juga mirip seperti orang India.

Sifat Orang Sikka yang suka berlayar atau berdagang hingga ke kawasan yang jauh diduga dikarenakan adanya pertemuan dengan Orang Sikh dari India.

Ada juga yang berpendapat bahwa Kata Sikka berarti pergi dikarenakan adanya bentrokan dengan bangsa portugis sehingga mereka meninggakkan pantai dan menuju ke daerah pedalaman.

Suku Sikka dianggap sebagai salah satu dari etnis Mukang.

Etnis Mukang terdiri dari 4 suku yaitu suku Sikka, Suku Krowe, Suku Mukang dan Suku Muhang.

Nama Sikka juga adalah sebuah nama desa yang terletak di Kecamatan lela berjarak sekitar kurang lebih 30 km dari Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.

Pada zaman dahulu desa Sikka adalah pusat pemerintahan kerajaan Sikka dan menjadi titik awal kedatangan bangsa portugis di Flores

BAHASA 

Bahasa orang Sikka berbeda dengan bahasa dari suku lainnya seperti suku Tana Ai yang juga merupakan salah satu suku yang berada di Kabupaten Sikka.

Bahasa Sikka memiliki tiga dialek yaitu dialek sokka, dialek nita dan dialek kange. Jumlah penutur bahasa Sikka sekitar 150.000 jiwa yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sikka kecuali di daerah Kecamatan Paga yang berbahasa lio kecamatan Talibura yang berbahasa muhang dan pulau- pulau yang termasuk kecamatan Maumere yang berbahasa palu'e.

EKONOMI

Kehidupan orang Sikka bertumpu pada sektor pertanian. Ada beberapa tanaman pertanian yang penting diantaranya coklat, jambu mete dan kopra. Suku Sikka adalah pemasok utama kopra di Nusa Tenggara Timur.

Selain bertani ada juga yang beternak sapi, kerbau, babi dan lain lain. Ada pula yang menangkap ikan di laut.

Kerajinan bertenun juga banyak dilakukan oleh kaum Wanita di Suku Sikka. Suku Sikka adalah suku yang paling aktif membuat Kain tenun.

Kain tenun sikka memiliki motif yang khas, warna dasarnya adalah gelap seperti warna hitam, coklat biru dan biru hitam yang ditambahkan sulfur biru.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved