Daftar Kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

Daftar Kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Editor: Novemyleo
tribun
Toa Pekong Ular Putih, Pemangkat di Kabupaten Sambas Kalimatan Barat 

POSKUPANGWIKI.COM - Daftar Kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Pontianak Selatan adalah sebuah kecamatan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Kecamatan Pontianak Selatan merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Pontianak Timur berdasarkan SK Gubernur Kalimantan Barat No. 061/II/A/II tertanggal 19 Mei 1968.

Pontianak Selatan kemudian dimekarkan membentuk satu kecamatan baru, Pontianak Tenggara) pada tahun 2008 berdasarkan Perda Kota Pontianak No. 11/2006 tertanggal 25 November 2006.

Berikut Daftar 5 kelurahan di Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia yang dilansir poskupagwiki.com dari laman wikipedia Indonesia : 

1. Kelurahan Akcaya

2. Kelurahan Benuamelayu Darat

3. Kelurahan Benuamelayu Laut

4. Kelurahan Kotabaru

5. Kelurahan Parittokaya

PROFIL KOTA PONTIANAK

Kota Pontianak adalah Ibu kota provinsi Kalimantan Barat, Indonesia

Kota Pontianak dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa.

Di utara Kota Pontianak, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui garis khatulistiwa.

Kota Pontianak memiliki beberapa julukan, seperti Kota Khatulistiwa, Kota Seribu Parit dan Pontianak Kota Bersinar.

Kota Pontianak dilalui oleh Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Kedua sungai itu diabadikan dalam lambang Kota Pontianak. Kota ini memiliki luas wilayah 107,82 km2, dan penduduk tahun 2021 berjumlah 672.440 jiwa.

Etimologi

Nama Pontianak yang berasal dari bahasa Melayu yang dipercaya ada kaitannya dengan kisah Syarif Abdurrahman yang sering diganggu oleh hantu Kuntilanak ketika dia menyusuri Sungai Kapuas.

Menurut ceritanya, Syarif Abdurrahman terpaksa melepaskan tembakan meriam untuk mengusir hantu itu sekaligus menandakan di mana meriam itu jatuh, maka di sanalah wilayah kesultanannya didirikan.

Peluru meriam itu jatuh di dekat persimpang Sungai Kapuas dan Sungai Landak, yang kini dikenal dengan nama Kampung Beting.

Halaman selanjutnya

Batas Wilayah

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved